TLii | SUMUT | LAPAS KLS 1 MEDAN
14/03/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Menjelang Hari Raya Idulfitri, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui kegiatan barbershop atau pangkas rambut yang berada di area pembinaan kerja Lapas Kelas I Medan, Sabtu (14/03/2026).

Program barbershop tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, para WBP diberikan kesempatan untuk mempelajari sekaligus mempraktikkan keterampilan memangkas rambut yang dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat.
Menjelang perayaan Idulfitri, layanan pangkas rambut tersebut juga ramai dimanfaatkan oleh para WBP. Banyak warga binaan tampak antusias merapikan penampilan dengan memangkas rambut agar terlihat lebih bersih dan rapi dalam menyambut Hari Raya. Antusiasme tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah warga binaan yang datang ke barbershop untuk mendapatkan layanan pangkas rambut.
Selain memenuhi kebutuhan sesama warga binaan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi WBP yang memiliki minat di bidang barbershop untuk terus mengasah kemampuan mereka. Dengan adanya pembinaan ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pelayanan pangkas rambut, tetapi juga memperoleh keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
Petugas pembinaan kerja Lapas Kelas I Medan turut melakukan pendampingan selama kegiatan berlangsung guna memastikan proses pembinaan berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi para warga binaan.
Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian seperti barbershop merupakan salah satu upaya Lapas dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.
“Melalui pembinaan ini diharapkan para warga binaan memiliki keterampilan yang dapat digunakan sebagai bekal untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
(***)


































