TLii | KAKANWIL DITJENPAS MEDAN SUMUT
06/03/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara melaksanakan Uji Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT) dalam rangka pengisian dan pengangkatan jabatan pelaksana (Eselon V) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan, Jumat (06/03/2026).

Uji kompetensi ini diikuti oleh 62 orang peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara. Namun, dua orang peserta mengundurkan diri sehingga jumlah peserta yang mengikuti ujian sebanyak 60 orang.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabagtum) Kanwil Ditjenpas Sumut, Bejo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan bagian penting dalam proses pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kualitas aparatur pemasyarakatan.

Menurutnya, melalui uji kompetensi ini diharapkan dapat terpilih sumber daya manusia yang memiliki kemampuan manajerial dan integritas yang baik untuk mengisi jabatan pelaksana.
“Hasilnya nanti akan menentukan, namun jangan patah semangat. Tetap optimis dan semoga mendapatkan nilai yang bagus,” ujar Bejo memberikan motivasi kepada para peserta.
Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari tim BKN Medan yang menjelaskan secara rinci mengenai prosedur pelaksanaan ujian serta tata cara penggunaan sistem CACT. Pengarahan ini bertujuan agar seluruh peserta memahami mekanisme pelaksanaan ujian sehingga proses dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Uji kompetensi manajerial dan sosio kultural ini dirancang untuk mengukur berbagai aspek kemampuan peserta, di antaranya kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, integritas, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan kerja yang beragam.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara berharap dapat menghasilkan aparatur pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya, Tegasnya.
(***)



























