Mendagri Tito dan Mensos Gus Ipul Turun ke Pidie Jaya, Bantuan Rp241 Miliar Digelontorkan untuk Korban Bencana
Timelineinews.com [] Meureudu – Kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya kembali ditunjukkan secara nyata. Pada Jumat (6/3), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf turun langsung ke lokasi bencana untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan pemerintah tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.
Kedatangan dua menteri tersebut disambut langsung oleh Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Suasana haru dan penuh harapan terlihat ketika rombongan menyapa warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah dilanda bencana.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik terdampak, termasuk hunian sementara (huntara) yang kini menjadi tempat tinggal bagi ratusan keluarga yang kehilangan rumah. Di tempat itulah pemerintah pusat ingin memastikan bahwa para korban tidak dibiarkan berjuang sendirian menghadapi masa sulit.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan dalam jumlah besar sebagai langkah nyata mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Total bantuan yang digelontorkan mencapai sekitar Rp241,6 miliar.
Bantuan tersebut terdiri dari stimulan sosial ekonomi untuk 18.839 kepala keluarga senilai Rp94,19 miliar, yang diharapkan mampu membantu masyarakat kembali bangkit menjalankan aktivitas ekonomi mereka. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan jaminan hidup bagi 66.629 jiwa dengan total Rp89,94 miliar guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan.
Tidak berhenti di situ, pemerintah juga menyalurkan bantuan isi hunian sementara bagi 18.839 kepala keluarga senilai Rp56,51 miliar. Bantuan ini diperuntukkan bagi warga yang saat ini tinggal di hunian sementara agar mereka tetap dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak sambil menunggu proses pembangunan kembali rumah yang rusak.
Di tengah upaya pemulihan tersebut, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada keluarga korban. Santunan Rp840 juta disalurkan kepada ahli waris 56 korban meninggal dunia, sementara 23 korban luka menerima santunan sebesar Rp115 juta sebagai bentuk empati dan tanggung jawab negara.
Selain bantuan finansial, pemerintah pusat juga menyalurkan berbagai dukungan lainnya seperti perlengkapan ibadah dan bantuan alat berat untuk mempercepat proses penanganan wilayah terdampak serta memperlancar kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Pidie Jaya.
Kunjungan dua menteri ini menjadi simbol kuat bahwa negara hadir di tengah masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari bencana. Harapannya, dengan dukungan besar dari pemerintah pusat dan kerja sama semua pihak, masyarakat Pidie Jaya dapat segera menata kembali kehidupan mereka dengan lebih baik. ((***)



























