PERJALANAN SPIRITUAL
Cak haba*
1.
Tentang Dia
Sepanjang jalan yang kutempuh hingga ujung dunia,
Tak ku jumpai.
Sedalam lautan yang kuselami hingga ke kutub Utara,
Tak ku temui.
Setinggi gunung Himalaya yang kudaki hingga Sahara
terhampar,
Tak kudapati.
Purnama WajahMu
Sang raja alam raya
Nabi Musa pun lunglai
Menemaniku mencari Dia
Ada saran Nabi Hidir as :
Selami lima samudera
Minumlah airnya sepuas hatimu hingga surut
disanalah kau temui Dia.
Jaring lah bintang-bintang di langit biru, dan bawalah menghadap Tuhanmu,
Petiklah lembut bulan purnama, dan jinjinglah dalam tas Kaniron surgawi melewati jurang dan tebing
kau pasrah tak lelah
Pasti kau jumpai
Tuhanmu.
Babatlah akar belukar, duri dan onak menuju jalan ke Nirwana,
Agar saudara, teman , sahabat dan tetanggamu dengan mudah tak susah memasuki SurgaNya.
Sahabatku,
kau bukanlah sahabatku,
tetapi bagaimana aku bisa membuatmu mengerti ?y
Jalanku bukanlah jalanmu,
tetapi kita berjalan bersama-sama ,
Bergandengan tangan.
ku ,
Pertemanan dengan kekebalan sama dungunya,
sebagaimana bertengkar dengan pemabuk.
Kata Kahlil Gibran di suatu senja menanti Dia bersamaku di beranda Surga.
*cak hasan basrie mansur
alc-penyair sufistik banten
lahir di dusun Prenduan
Madura – santri TMI ’70
* Medio ramadhan 1447 H.



























