TLii.BIREUEN (3/3/2026) – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa penyaluran bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memulihkan kehidupan masyarakat terdampak bencana. Hal tersebut disampaikan Wagub saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, dalam acara penyerahan bantuan tahap II di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026).
Penyerahan bantuan ini ditujukan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di 16 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas komitmen percepatan pemulihan pascabencana di Aceh.
“Penyerahan bantuan ini adalah bukti nyata negara hadir untuk rakyat. Bantuan ini sangat berarti dan mempertegas sinergi pusat dan daerah dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang terukur,” ujar Fadhlullah dalam sambutannya.
Pengawalan Ketat dan Verifikasi Data
Wagub Fadhlullah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Bupati dan Wali Kota di wilayah terdampak untuk mengawal ketat proses penyaluran bantuan ini. Ia menekankan pentingnya akurasi data yang terverifikasi hingga tingkat desa agar bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan ekonomi warga.
“Jangan hanya tersalurkan secara administratif, tetapi harus benar-benar sampai ke tangan yang berhak dan digunakan sesuai peruntukannya,” tegas Wagub.
Rincian Bantuan dan Target Pemulihan
Dalam kesempatan yang sama, Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa pemerintah menyalurkan bantuan stimulan sebesar:
Rp15 juta untuk kategori rumah rusak ringan.
Rp30 juta untuk kategori rumah rusak sedang.
Langkah ini diambil agar masyarakat terdampak dapat menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H dalam kondisi hunian yang lebih layak dan nyaman.
Khusus untuk Kabupaten Bireuen, tercatat sebanyak 4.347 unit rumah rusak ringan dan sedang menerima bantuan pada tahap II ini dengan total nilai mencapai Rp86,9 miliar. Jumlah ini menjadikan Bireuen sebagai daerah penerima bantuan terbesar pada tahap ini. Selain itu, terdapat 1.109 unit rumah kategori rusak berat yang telah memenuhi syarat verifikasi BNPB Pusat untuk segera dilanjutkan ke tahap pembangunan fisik.
Bupati Bireuen, Mukhlis, menyatakan bahwa dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh sangat krusial mengingat besarnya dampak sosial-ekonomi yang dirasakan warga. Ia berharap sinergi ini terus diperkuat hingga seluruh proses pemulihan tuntas.
Acara penyerahan bantuan ini juga diikuti secara daring oleh perwakilan pemerintah daerah dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang turut menerima alokasi bantuan tahap II tersebut



























