Foyo: 4 Calon Jamaah Haji Gampong Bineh Blang di PeusijuK, Kamis, ( 30 April)
TIMELINES iNEWS Investigasi | KOTA JANTHO, ACEH BESAR — Pemerintah Gampong Bineh Blang, Kemukiman Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, menggelar prosesi peusijuek (tepung tawar) bagi empat calon jamaah haji (CJH), Rabu (30/4/2026).
Tradisi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk doa dan dukungan masyarakat sebelum keberangkatan para jamaah ke Tanah Suci.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipusatkan di meunasah (musala) gampong setempat dan dihadiri aparatur desa, tokoh masyarakat, serta keluarga jamaah.
Peusijuek merupakan kearifan lokal masyarakat Aceh yang sarat makna, sebagai ungkapan harapan akan keselamatan, keberkahan, dan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji.
Geuchik Gampong Bineh Blang, Jufran Djohan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jamaah haji yang mendapat panggilan untuk berangkat tahun ini. Ia juga menitipkan doa kepada para jamaah agar turut mendoakan masyarakat gampong di tempat-tempat mustajabah.
“Atas nama pemerintah gampong dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat kepada para calon jamaah haji. Kami berharap Bapak dan Ibu dapat mendoakan kami di Tanah Suci, sehingga masyarakat gampong juga diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji,” ujar Jufran.
Ia menambahkan, selain mendoakan masyarakat, para jamaah juga diharapkan memohon kepada Allah SWT agar Gampong Bineh Blang senantiasa dalam keadaan aman, damai, dan warganya tetap kompak. Ia turut mendoakan agar seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur.
Adapun empat calon jamaah haji asal Gampong Bineh Blang yang mengikuti prosesi tersebut yakni pasangan suami istri Drs. Ustaz Sulit Khamsin dan Syatryah, M.A., serta Cut Fadlil Hanum dan Rini Sukmawati.
Sementara itu,
Mengutip dari panitia penyelenggara dari Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Drs. Nanang Syaifuddin, M.M., menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji asal Aceh Besar tahun ini mencapai 561 orang, terdiri dari 535 jamaah dan sekitar 15 petugas haji.
“Alhamdulillah, jumlah jamaah tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Aceh Besar untuk menunaikan ibadah haji,” kata Nanang.
Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan jamaah dibagi dalam dua gelombang. Kloter pertama akan masuk asrama haji pada 5 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, sementara kloter berikutnya akan diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Teungku Muhammad bin Teungku Haji Zakaria. Ia menekankan bahwa ibadah haji merupakan panggilan mulia dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang terpilih.
“Setiap hamba yang dipanggil ke Baitullah adalah orang-orang yang dimuliakan. Ka’bah merupakan rumah ibadah pertama yang menjadi pusat umat Islam di seluruh dunia,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jamaah agar memahami ilmu manasik sebelum berangkat, serta menjaga larangan selama berihram, seperti tidak berkata kasar, tidak berburu, dan menjaga sikap selama menjalankan ibadah.
Selain itu, para jamaah diimbau memanfaatkan kesempatan selama di Madinah untuk melaksanakan ibadah sunnah Arbain, yakni salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi.
Kegiatan peusijuek ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar para calon jamaah haji diberikan kesehatan, kelancaran dalam perjalanan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.[Yahbit]



























