TLii…Meureudu, 6 April 2026 – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya beberapa waktu lalu meninggalkan duka dan kerugian bagi masyarakat. Ribuan warga terdampak, aktivitas lumpuh, dan berbagai fasilitas umum mengalami kerusakan.
Bencana alam yang melanda wilayah ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur kelistrikan. Tiang listrik roboh, jaringan kabel putus, dan gardu distribusi mengalami kerusakan parah. Dalam kondisi seperti ini, listrik menjadi kebutuhan krusial—bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk mendukung operasional pelayanan masyarakat, komunikasi darurat, hingga distribusi bantuan. Tim PLN bekerja tanpa henti di lapangan, dengan kondisi medan yang sulit, genangan air, serta cuaca yang tidak menentu, mereka melakukan pengecekan gardu, perbaikan jaringan, hingga penggantian komponen yang rusak. Tak jarang, pekerjaan dilakukan hingga larut malam demi memastikan listrik bisa kembali menyala secepat mungkin.
Sekarang, Kabupaten Pidie Jaya kembali merasakan harapan baru berkat peran besar PLN dalam menghadirkan listrik ke hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana. Di tengah berbagai keterbatasan paskabencana, kehadiran listrik menjadi salah satu kebutuhan utama yang mampu menghidupkan kembali aktivitas warga.
Sejak awal pembangunan huntara, PLN bergerak cepat melakukan survei lokasi, pemasangan jaringan listrik, hingga memastikan setiap unit hunian mendapatkan akses listrik yang aman dan stabil. Upaya ini tidak hanya sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para pengungsi yang tengah memulai kembali kehidupan mereka.
“Listrik adalah kebutuhan dasar. Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar di malam hari, masyarakat bisa berkomunikasi, dan aktivitas ekonomi kecil bisa mulai berjalan, saat ini PLN terus mengebut pekerjaan pembangunan listrik Huntara di Kabupaten Pidie Jaya, saat ini sudah 1.327 rumah Huntara yang sedang di bangun oleh berbagai instansi dan PLN sangat siap untuk memenuhi kebutuhan listrik Huntara tersebut,” ujar Manager PLN UP3 Sigli Mochamad Akabr Hurianda.
Tak hanya fokus pada pemasangan, PLN juga memastikan standar keselamatan terpenuhi dengan melakukan pengecekan rutin serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan listrik yang aman di lingkungan huntara.
Peran PLN di Kabupaten Pidie Jaya ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi, dengan dukungan berkelanjutan dari semua elemen, diharapkan masyarakat Pidie Jaya dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik, dengan listrik sebagai salah satu fondasi utama dalam proses pemulihan tersebut.



























