TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG PURA
13/04/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui optimalisasi lahan yang ada di lingkungan rutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan kawasan ketapang dan pemanfaatan area brandgang menjadi lahan produktif yang dikelola secara terpadu dan berkelanjutan.

Upaya ini menjadi bukti bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan dari lingkup terkecil. Melalui sinergi antara petugas dan warga binaan, lingkungan rutan yang sebelumnya terbatas kini bertransformasi menjadi kawasan yang hijau, hidup, dan produktif. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (13/04/2026).

Di area ketapang rutan, aktivitas peternakan berjalan aktif setiap hari. Peternakan kambing dan ayam dikelola secara rutin oleh petugas bersama warga binaan yang dipercaya sebagai tamping. Hewan-hewan ternak tersebut dipelihara dengan perawatan terjadwal guna memastikan kesehatan dan produktivitasnya tetap terjaga.

Keberadaan peternakan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi di lingkungan rutan. Melalui kegiatan ini, warga binaan juga dilatih untuk memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, serta keterampilan yang dapat bermanfaat ketika kembali ke masyarakat.
Selain peternakan, sektor perikanan juga turut dikembangkan di area ketapang melalui budidaya ikan air tawar. Kolam ikan yang dikelola secara bersama-sama ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi sumber pangan berprotein tinggi yang mudah dikelola dan berkelanjutan. Dengan adanya budidaya ikan, ketersediaan protein bagi warga binaan dapat semakin terpenuhi secara mandiri.
Tidak hanya berhenti pada sektor peternakan dan perikanan, lahan ketapang juga dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian hortikultura.
Berbagai jenis tanaman sayuran seperti sawi dan tanaman hijau lainnya ditanam dan dirawat secara berkala oleh petugas bersama tamping rutan. Hasil panen sayuran tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur rutan sehingga mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
Melalui pengelolaan peternakan, perikanan, dan pertanian secara terpadu, Rutan Tanjung Pura terus membangun ekosistem pangan mandiri yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan di lingkungan rutan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki bekal produktif di masa depan.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk berinovasi.
Dengan semangat kebersamaan dan pengelolaan yang tepat, lingkungan rutan dapat disulap menjadi kawasan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh penghuni rutan, Terangnya.
#sobatrutapura
(***)


































