Ekonomi Sulit, Dagangan Rakyat Digusur

RAJU TAMPUBOLON

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:50 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TLii  | Sumut | Toba – Ditengah situasi ekonomi yang semakin berat dan peluang mencari nafkah yang kian sempit, langkah Pemerintah Kabupaten Toba kembali menuai kritik tajam. Pada Rabu (20/5/2026) pagi, puluhan pedagang kecil yang berjualan di Jalan Gereja, tepatnya di depan RS HKBP Balige, terpaksa menelan pil pahit. Sekitar 17 hingga 20 lapak tempat mereka menggantungkan hidup dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) didampingi unsur TNI-Polri dan perangkat daerah lainnya.

Alasan yang dilontarkan pemerintah sudah menjadi lagu lama: penataan kota dan pengembalian fungsi Daerah Milik Jalan (Damija). Plt. Kasatpol-PP, Saut MT. Sihombing, menyebutkan tindakan ini dilakukan karena pedagang menggunakan ruang milik jalan, dan menegaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan surat imbauan jauh-jauh hari. Ia pun mengklaim proses berjalan aman karena tidak ada penolakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, ketiadaan perlawanan jangan diartikan sebagai persetujuan. Kepatuhan para pedagang membongkar lapak mereka lebih didasari rasa takut akan sanksi dan ketidakberdayaan menghadapi kekuasaan, bukan karena mereka memiliki tempat lain untuk melanjutkan usahanya. Di tengah harga kebutuhan pokok yang mahal dan pendapatan yang tak menentu, lokasi di depan rumah sakit adalah satu-satunya akses strategis yang membuat dagangan mereka laku dan cukup untuk memberi makan keluarga. Kini, akses itu direnggut begitu saja.

 

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Toba, Gumianto Simangunsong, menambahkan bahwa alasan penertiban pedagang di jalan Gereja (depan RSU HKBP Balige :

Mengembalikan fungsi jalan yaitu untuk mobilitas kenderaan di Badan Jalan, Trotoar jalan tidak boleh digunakan untuk lokasi berjualan, krna peruntukan trotoar adalah untuk pejalan kaki, Ditemukan dilapangan bahwa saluran drainase dibawah trotoar telah tertutup oleh sampah dan sedimen sehingga tdk dpt berfungsi dgn baik, serta Saluran drainase tersbut tdk dpt dibersihkan krna ada pedagang diatas trotoar/drainase

 

Pertanyaan besar yang menggantung adalah: Ke mana mereka harus pergi? Hingga penertiban selesai, tidak ada penjelasan jelas dari pemerintah mengenai lokasi relokasi, tempat penampungan sementara, atau solusi ekonomi lain bagi para pedagang. Tidak ada jaminan kelangsungan usaha, hanya ada perintah untuk pergi dan kembali tertib.

 

Kebijakan ini kembali menegaskan kesenjangan pandangan antara birokrasi dan rakyat kecil. Di satu sisi pemerintah menginginkan wajah kota yang rapi dan indah, namun di sisi lain melupakan fakta bahwa kerapian itu dibangun di atas hancurnya mata pencaharian warga. Di saat ekonomi sedang sulit, alih-alih memberi ruang dan kemudahan bagi rakyat untuk berusaha, justru yang terjadi adalah penyempitan ruang hidup.

 

Kini, para pedagang harus mencari jalan lain yang belum tentu ada, sementara Pemkab Toba terus memoles wajah kota. Kisah ini kembali mengulang realita pahit: kerapian kota didahulukan, nasib rakyat belakangan.

(Tanda)

Berita Terkait

Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih
Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok
Komitmen Zero HALINAR, Lapas Narkotika Langkat Pastikan Perangkat Jammer Berfungsi Optimal
Dukung Reintegrasi Sosial, Rutan Labuhan Deli Buka Ruang Kolaborasi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia
Bapas Palangka Raya Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Secara Virtual
Audiensi Hangat Bapas Palangka Raya dengan Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:19 WIB

Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:47 WIB

Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:40 WIB

Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:23 WIB

Komitmen Zero HALINAR, Lapas Narkotika Langkat Pastikan Perangkat Jammer Berfungsi Optimal

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:13 WIB

Dukung Reintegrasi Sosial, Rutan Labuhan Deli Buka Ruang Kolaborasi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:44 WIB

Bapas Palangka Raya Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Secara Virtual

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:20 WIB

Audiensi Hangat Bapas Palangka Raya dengan Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:38 WIB

Lebih Dekat & Efektif: Pos Bapas Kapuas Mudahkan Klien Wajib Lapor & Konsultasi

Berita Terbaru

NASIONAL

Vavada online casino w Polsce – wypłaty

Kamis, 16 Jul 2026 - 05:03 WIB