LANA Kritik Bupati Aceh Barat, Nilai Penanganan Banjir Minim Inisiatif

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:53 WIB

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat – Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA) melontarkan kritik tajam terhadap Bupati Aceh Barat, Tarmizi, terkait penanganan korban banjir yang dinilai belum maksimal. Kritik tersebut mencuat seiring tidak tersedianya Dana Tidak Terduga (TKD) dalam merespons kondisi darurat yang dialami masyarakat.

Ketua LANA, Teuku Laksamana, menyebutkan bahwa ketiadaan TKD menunjukkan lemahnya perencanaan dan minimnya inisiatif pemerintah daerah dalam menghadapi bencana yang terjadi secara berulang di wilayah tersebut.

“Banjir ini bukan kejadian baru. Seharusnya pemerintah daerah sudah memiliki langkah antisipatif, termasuk kesiapan anggaran darurat. Fakta bahwa TKD tidak tersedia menunjukkan kurangnya keseriusan dalam melindungi masyarakat,” ujar Teuku Laksamana dalam keterangannya, Sabtu (2/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keterlambatan respons dan terbatasnya bantuan yang diterima korban banjir semakin memperburuk kondisi di lapangan. LANA menilai, Bupati Aceh Barat seharusnya mampu mengambil langkah cepat dan strategis, baik melalui pengalokasian ulang anggaran maupun koordinasi lintas instansi.

“Ini soal kepemimpinan. Dalam situasi krisis, kepala daerah dituntut sigap dan responsif. Jangan sampai masyarakat menjadi korban dua kali—terkena bencana dan diabaikan oleh kebijakan,” tegasnya.

LANA juga mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanggulangan bencana, termasuk memperkuat kesiapan anggaran dan mekanisme distribusi bantuan.

Selain itu, pihaknya meminta adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah agar publik dapat mengetahui sejauh mana komitmen pemerintah dalam menangani persoalan darurat.

LANA menegaskan akan terus mengawal isu ini dan mendorong pemerintah daerah agar lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat, khususnya dalam situasi bencana yang membutuhkan kehadiran negara secara nyata. (Red)

Berita Terkait

Tari Kreasi Nusantara SMA Negeri 7 Lhokseumawe Curi Perhatian di Hardikda Aceh ke-67
Temui Kapolda Aceh, Ketua Baitul Mal Bahas Kemaslahatan Masyarakat
19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa Tegaskan KUA Bukan Sekadar Urus Nikah
Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh
Peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon Dampingi Penyerahan Al-Qur’an Wakaf dari Arab Saudi di Pantan Nangka
Dinsos Aceh Tenggara Pulangkan Dua warga terlantar ke aceh utara, masing-masing bawa bayi.
SEMANGAT TAK PERNAH PADAM! POLWAN PIDIE JAYA HADIR DI SYUKURAN HARI JADI KE-78 POLWAN RI
HARDIKDA ke-67, Pemko Langsa Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:33 WIB

Sabam Sinaga Upayakan  Mengusulkan 2.000 Siswa Silaen Terima Bantuan PIP Tahun 2026

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Kanwil Imigrasi Sumut Teguhkan Komitmen, Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Taruna Poltekimipas TA 2026

Rabu, 2 September 2026 - 18:05 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Siap Perkuat 3 Layanan Prioritas Hasil Evaluasi Menteri Imipas

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Optimalkan Kebun SAE, WBP Ikuti Penyemaian Bibit Tomat

Rabu, 2 September 2026 - 17:01 WIB

Tari Kreasi Nusantara SMA Negeri 7 Lhokseumawe Curi Perhatian di Hardikda Aceh ke-67

Rabu, 2 September 2026 - 16:51 WIB

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa Tegaskan KUA Bukan Sekadar Urus Nikah

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 13:30 WIB

Peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon Dampingi Penyerahan Al-Qur’an Wakaf dari Arab Saudi di Pantan Nangka

Berita Terbaru