Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Aceh,Tuntut Pencabutan Pergub JKA

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 23:59 WIB

50118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Aceh, Tuntut Pencabutan Pergub JKA, Senin ( 4 April 2026 ) Dok.Ist.

TIMLINES INEWS Investigasi | Banda Aceh — Ratusan mahasiswa bersama elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh, Senin (4/5/2026).

Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang dinilai merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pagi hari, massa telah berkumpul di kawasan Stadion H. Dimurthala Lampineung dan Taman Ratu Safiatuddin sebelum melakukan long march menuju Kantor Gubernur Aceh.

Dengan membawa spanduk, bendera organisasi, serta pengeras suara, para demonstran menyuarakan tuntutan mereka melalui orasi dan lagu perjuangan.

Dalam aksinya, mahasiswa menilai Pergub JKA terbaru telah menyimpang dari tujuan awal program JKA sebagai jaminan kesehatan universal bagi seluruh masyarakat Aceh.

Mereka menganggap kebijakan tersebut justru membatasi akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

“JKA adalah hak rakyat Aceh, bukan untuk dibatasi. Negara seharusnya hadir melindungi, bukan mempersulit,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Massa bahkan menilai Pergub tersebut berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) serta dapat memperburuk kondisi masyarakat miskin dalam memperoleh layanan kesehatan.

Di sisi lain, Pemerintah Aceh disebut memandang Pergub tersebut sebagai upaya penataan sistem layanan kesehatan agar lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Namun, kebijakan ini memicu resistensi publik yang menunjukkan adanya persoalan dalam implementasi serta komunikasi kebijakan.

Aksi demonstrasi berlangsung cukup terorganisir dengan orasi yang dilakukan secara bergantian.

Hingga siang hari, massa masih bertahan di depan Kantor Gubernur Aceh dan mendesak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk turun langsung menemui mereka. Namun, yang hadir hanya perwakilan pemerintah, seperti Sekretaris Daerah dan pihak Inspektorat, sehingga memicu kekecewaan di kalangan demonstran.

Massa bahkan mengancam akan bertahan dan menginap di lokasi aksi hingga tuntutan mereka dipenuhi. Mereka menilai isu JKA merupakan bagian dari hak dasar masyarakat yang tidak bisa dikompromikan.

Aksi tersebut turut berdampak pada aktivitas kota, terutama arus lalu lintas di Jalan Teuku Nyak Arief yang mengalami kemacetan panjang akibat konsentrasi massa.

Aparat kepolisian tampak berjaga untuk mengatur lalu lintas serta mengantisipasi potensi kericuhan.

Situasi ini menjadi ujian serius bagi Pemerintah Aceh dalam merespons aspirasi publik. Jika tidak segera ditindaklanjuti, gelombang protes dikhawatirkan akan semakin meluas dan berpotensi menimbulkan konflik sosial yang lebih besar. “Ujar Salah seorang Orator Aksi. *[Yahbit]

Berita Terkait

Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
PEMERINTAH PIDIE JAYA ROMBAK JABATAN‼️ 9 PEJABAT RESMI DILANTIK
Bukber Wartawan Simeulue, SEKBER Tegaskan Persatuan Tanpa Sekat Organisasi
Logistik Rampung 100 Persen, Kota Langsa Siap Sukseskan Pilchiksung 2026
Warga Lamdingin Ditemukan Mengapung Di Krueng Aceh, Polisi Lakukan Olah TKP
Atas Permintaan Masyarakat, Pemko Langsa Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Sekda Pidie Jaya Dilantik sebagai Ketua KORPRI, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Profesionalisme ASN
Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah Bergilir di 10 Kecamatan, Sediakan 300 Paket Bersubsidi per Lokasi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:19 WIB

Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:47 WIB

Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:40 WIB

Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:23 WIB

Komitmen Zero HALINAR, Lapas Narkotika Langkat Pastikan Perangkat Jammer Berfungsi Optimal

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:13 WIB

Dukung Reintegrasi Sosial, Rutan Labuhan Deli Buka Ruang Kolaborasi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:44 WIB

Bapas Palangka Raya Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Secara Virtual

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:20 WIB

Audiensi Hangat Bapas Palangka Raya dengan Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:38 WIB

Lebih Dekat & Efektif: Pos Bapas Kapuas Mudahkan Klien Wajib Lapor & Konsultasi

Berita Terbaru

NASIONAL

Vavada online casino w Polsce – wypłaty

Kamis, 16 Jul 2026 - 05:03 WIB