TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
02/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Banjarmasin, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Selatan menjajaki kerja sama strategis dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan guna memperkuat kesiapsiagaan bencana di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah tersebut.

Penjajakan kerja sama dilakukan melalui audiensi yang dipimpin Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Isnawan. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan sistem mitigasi dan penanggulangan bencana di lingkungan Pemasyarakatan sekaligus menjadi awal implementasi inovasi SIGAP PAS (Strategi Kesiapsiagaan Kebencanaan di UPT Pemasyarakatan) yang digagas Isnawan.

Dalam audiensi tersebut, Isnawan menegaskan bahwa karakteristik UPT Pemasyarakatan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap berbagai potensi bencana memerlukan sinergi dengan instansi yang memiliki kompetensi di bidang kebencanaan.
“Kami ingin membangun sistem kesiapsiagaan bencana yang lebih terstruktur melalui kolaborasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan. Harapannya, seluruh UPT Pemasyarakatan memiliki standar kesiapsiagaan, mekanisme koordinasi, serta kemampuan mitigasi yang semakin baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ujar Isnawan.
Ia menjelaskan, tindak lanjut dari audiensi tersebut akan diwujudkan melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) yang tidak hanya menjadi dasar kerja sama antarinstansi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dalam penyusunan rencana kontinjensi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelaksanaan simulasi kebencanaan, pertukaran informasi, hingga pendampingan teknis bagi petugas pemasyarakatan.
“Melalui program SIGAP PAS, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan berupaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan pemasyarakatan sehingga setiap UPT memiliki kemampuan melakukan tindakan cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi darurat,” tambahnya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan terhadap petugas, warga binaan, serta aset negara, sekaligus menjamin keberlangsungan pelayanan pemasyarakatan apabila terjadi bencana alam maupun kondisi kedaruratan lainnya.
Langkah tersebut menjadi wujud komitmen Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan dalam menghadirkan tata kelola pemasyarakatan yang adaptif, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko kebencanaan, sehingga Pemasyarakatan semakin memberikan manfaat bagi Masyarakat, Tandasnya.
(***)



























