TLii | SUMUT | PT PPK
30/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan, 28 Juli 2026 PT Prima Pengembangan Kawasan (PT PPK) terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam upaya mendorong percepatan investasi di Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi dan konsultasi bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Kantor DPMPTSP Provinsi Sumatera Utara, Selasa (28/7).
Dalam pertemuan tersebut, PT PPK diwakili oleh Senior Manager Teknik Budi Setiadi dan Senior Manager Sekretaris Perusahaan Khairun Nisa. Rombongan diterima oleh Evayanti Panjaitan beserta jajaran DPMPTSP Provinsi Sumatera Utara.
Audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis PT PPK untuk menyelaraskan rencana pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung dengan berbagai aspek perizinan dan regulasi investasi. Melalui koordinasi tersebut, perusahaan berupaya menciptakan kemudahan serta kepastian bagi para calon investor yang akan berinvestasi di kawasan.
Senior Manager Teknik PT PPK, Budi Setiadi, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif.
“Kami ingin memastikan setiap proses pengembangan kawasan berjalan selaras dengan ketentuan yang berlaku. Melalui koordinasi ini, kami berharap investor memperoleh kepastian dan kemudahan dalam berinvestasi di Kawasan Industri Kuala Tanjung,” ujar Budi.
Selain membahas perkembangan kawasan industri, diskusi juga mengulas konsep pengembangan Port Associated Industry (PAI), optimalisasi pemanfaatan lahan industri, serta penyelarasan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang relevan dengan arah pengembangan kawasan.
Senior Manager Sekretaris Perusahaan PT PPK, Khairun Nisa, menyampaikan bahwa komunikasi yang baik antara pelaku usaha dan pemerintah menjadi salah satu kunci dalam mempercepat realisasi investasi.
“Kawasan Industri Kuala Tanjung memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan industri dan logistik di Sumatera Utara. Karena itu, kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi sangat penting agar proses investasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi perekonomian daerah maupun nasional,” ungkapnya.
Melalui audiensi ini, PT PPK berharap koordinasi dengan DPMPTSP Provinsi Sumatera Utara dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung sebagai salah satu kawasan strategis nasional yang berdaya saing serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara dan Indonesia, Ungkapnya.
(***)





























