TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
07/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus mengoptimalkan program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai wadah pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah perawatan tanaman hortikultura di kebun SAE guna meningkatkan keterampilan, etos kerja, serta kemandirian warga binaan.

Kegiatan diawali dengan penyiraman berbagai jenis tanaman hortikultura yang dibudidayakan di kebun SAE. Penyiraman dilakukan secara rutin untuk menjaga kelembapan tanah dan memastikan tanaman memperoleh asupan air yang cukup agar tumbuh optimal. Selanjutnya, warga binaan membersihkan gulma dan tanaman liar yang tumbuh di sekitar lahan perkebunan.

Pembersihan gulma bertujuan mengurangi persaingan unsur hara dengan tanaman utama, menjaga kebersihan area tanam, serta menciptakan lingkungan perkebunan yang lebih rapi dan produktif.
Perawatan yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu menghasilkan tanaman yang sehat dan panen berkualitas sebagai wujud keberhasilan program pembinaan kemandirian di Rutan Tanjung.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Tanjung, Al Muqtadir Pasya, mengatakan bahwa perawatan tanaman merupakan tahapan penting dalam budidaya pertanian sekaligus menjadi media pembelajaran yang efektif bagi warga binaan.
“Keberhasilan program pertanian tidak hanya ditentukan saat penanaman dan panen, tetapi juga pada proses perawatannya. Melalui kegiatan ini, kami mengajarkan kepada warga binaan pentingnya ketekunan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam merawat tanaman agar memberikan hasil yang optimal. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan teknis mengenai budidaya tanaman, tetapi juga membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan melalui SAE, Rutan Kelas IIB Tanjung berharap warga binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk hidup lebih mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pembinaan, Pungkasnya.
(***)























