TLii | SUMUT | PT PRIMA MULTI TERMINAL
31/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Belawan, 30 Juli 2026 PT Prima Multi Terminal (PMT) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman melalui penyelenggaraan kegiatan Ngobras & Safety Induction Bahaya Titik Buta (Blind Spot) di Terminal Belawan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sekaligus meningkatkan kesadaran pekerja terhadap potensi risiko kecelakaan di area operasional pelabuhan.

Program edukasi tersebut dilaksanakan dalam empat sesi dan diikuti sekitar 360 peserta yang terdiri atas operator alat berat, pengemudi kendaraan operasional, serta pekerja lapangan yang terlibat dalam aktivitas bongkar muat. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pemahaman mengenai potensi bahaya blind spot serta langkah-langkah mitigasi yang perlu diterapkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Dalam operasional pelabuhan, blind spot merupakan area di sekitar kendaraan atau alat berat yang tidak dapat terlihat secara langsung oleh operator.
Kondisi ini menjadi salah satu faktor risiko yang harus diantisipasi mengingat tingginya mobilitas alat berat, truk, dan pekerja di kawasan terminal.
Manager Pengelolaan Operasi Terminal 1 PMT, Harlem Susanto Purba, menegaskan bahwa pemahaman terhadap bahaya blind spot harus dimiliki seluruh pihak yang bekerja di lingkungan pelabuhan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran seluruh operator dan pekerja pelabuhan mengenai pentingnya memahami area blind spot.
Keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap individu harus memahami risiko yang ada dan menerapkan prosedur keselamatan secara disiplin dalam setiap aktivitas operasional,” ujarnya.
Menurut Harlem, edukasi keselamatan yang dilaksanakan secara konsisten merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan produktif.
“Kesadaran terhadap keselamatan harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja. Dengan memahami potensi risiko dan mematuhi prosedur yang berlaku, kita dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja serta memastikan operasional pelabuhan tetap berjalan dengan aman,” tambahnya.
Komitmen PMT terhadap keselamatan kerja juga tercermin dari capaian zero accident yang hingga saat ini berhasil dipertahankan di Terminal Belawan. Perusahaan berkomitmen menjaga pencapaian tersebut melalui penguatan budaya K3, peningkatan kompetensi pekerja, serta penyelenggaraan program edukasi keselamatan secara berkelanjutan.
Selain menjadi sarana pembekalan keselamatan, kegiatan Ngobras & Safety Induction juga dimanfaatkan sebagai forum komunikasi antara manajemen dan pekerja untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi potensi risiko di lapangan, serta memperkuat komitmen bersama bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab seluruh insan pelabuhan, Ungkapnya.
(***)





























