TLii | Sumut | Toba – Pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Porsea yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, dr. Freddi Seventry Sibarani, M.K.M., yang menyebut pemberitaan sebelumnya mengenai keterlambatan pelayanan rumah sakit sebagai berita sumir, tampaknya belum sepenuhnya terbukti. Hal ini terlihat saat tim media kembali melakukan pemantauan langsung ke lokasi (RSUD Porsea) pada Kamis, 30 Juli 2026.
Sebelumnya, menyusul liputan tanggal 21 Juli 2026 lalu terkait dugaan keterlambatan jam kerja dan ketidakhadiran pimpinan yang menjadi sorotan kualitas pelayanan, dr. Freddi melalui pesan WhatsApp membantah laporan tersebut.
“Ini berita sumir Pak. Saya ada di RS Porsea, hal yang disampaikan itu tidak benar. Hanya karena satu dokter spesialis THT yang memiliki urusan khusus sehingga berhalangan hadir pada satu hari itu, sementara dokter lainnya hadir tepat waktu, namun langsung dinilai sedemikian rupa,” tulisnya kala itu.
Namun, saat pemantauan ulang dilakukan seminggu kemudian, tim media justru mendapati belum ada perubahan berarti pada kualitas pelayanan di RSUD Porsea. Salah satu pasien yang duduk di kursi roda terpaksa menunggu lama di depan Poli Ortopedi dan Traumatologi karena dokter yang bersangkutan belum juga hadir.
“Harus sabar menunggu, pelayanan di sini memang sudah biasa seperti ini,” ungkap pasien yang enggan disebut namanya tersebut dengan nada kecewa.
Merespons keluhan itu, tim media mencoba menuju ruang konsultasi publik yang disediakan pihak rumah sakit guna mendapatkan penjelasan resmi. Akan tetapi, ruangan tersebut ditemukan kosong dan tidak ada petugas yang bertugas. Tim kemudian diarahkan oleh salah satu pegawai ke ruang Kasubbag Umum dan Perlengkapan, namun sayangnya tak satu pun pejabat yang bersedia ditemui untuk memberikan klarifikasi.
Dihubungi secara terpisah melalui pesan WhatsApp, Plt Direktur dr. Freddi Seventry Sibarani akhirnya memberikan penjelasan yang berbeda dari pernyataan sebelumnya.
“Izin pak tanpa mengurangi rasa hormat, tadi saya memang sempat sebentar meninggalkan ruangan karena mengantar pasien orang tua yang bertanya arah ruangan. Maaf sebelumnya apabila hal ini memperkeruh keadaan. Saya sudah menegur staf yang bertugas di ruang informasi dan pengaduan. Terima kasih atas atensi Bapak, ini menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kami ke depannya,” tulisnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu perubahan nyata dan peningkatan pelayanan yang lebih baik di RSUD Porsea demi kepentingan dan kenyamanan pasien.
Tim





























