Semua Jadi Mudah Dengan AI, Tapi Apa yang Kita Korbankan?

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:16 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

( foto ilustrasi pexels.com)

Penulis:Syafira Tasya Indah Dwi Cahyani Mahasiswa PBI Unmuh Babel Nim (250441011)

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) saat ini sudah makin banyak digunakan dan berkembang begitu pesat setiap tahunnya. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kemajuan AI sekarang sangat memudahkan semua orang dalam menyelesaikan semua tugas, pekerjaan, dan apapun yang dibutuhkan akan terjawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya dengan memberi instruksi atau perintah sesuai dengan apa yang dibutuhkan kemudian kirim, dalam beberapa detik AI akan memproses dan memberikan jawaban yang diinginkan lengkap dari awal sampai akhir. Dengan kecanggihan teknologi tersebut menimbulkan kekhawatiran terutama di kalangan akademisi, banyak dampak positif dan negatif yang harus disikapi dengan bijak.

Dalam sudut pandang positif, yang pertama adalah AI dijadikan sebagai personalisasi pembelajaran. Dengan ini, AI dapat menyesuaikan materi pembelajaran sesuai dengan kemampuan dan gaya belajar mahasiswa. Melalui interaksi yang ada, AI dapat menganalisis pola belajar dan kemampuan pemahaman setiap mahasiswa yang kemudian dapat membantu memberi penjelasan semudah mungkin terhadap materi yang dirasa sulit dipahami. Hal ini menunjukkan bahwa bantuan secara signifikan dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi mahasiswa terhadap materi pembelajaran.

Kemudian yang kedua adalah meningkatkan efisiensi dan produktivitas. AI dapat mengurangi beban terhadap pekerjaan yang sulit ditangani terutama bagi para pengajar. Melalu sistem otomatisasi, AI dapat menyelesaikan pekerjaan administratif yang memakan waktu seperti merangkum dokumen, rekap data, dan perencanaan pembelajaran menjadi lebih cepat. Teknologi kecerdasan buatan ini dapat membaca dan memproses ribuan data dalam hitungan detik serta meminimalisir kesalahan manusia (human error). Sehingga dengan adanya bantuan ini, manusia dapat mengerjakan banyak hal dengan hasil yang berkualitas dalam satu waktu dan tidak hanya fokus pada satu titik saja.

Selain itu, AI dapat menjadi asisten pribadi untuk melakukan tugas sehari-hari terutama bagi mahasiswa. AI dapat digunakan secara berulang kali tanpa mengalami penurunan kualitas atau kelelahan. Hal ini tentunya akan memudahkan mahasiswa dalam mencari informasi, merancang jadwal, dan menghasilkan ide-ide yang beragam untuk membuat artikel, essai, tugas individu, maupun tugas kelompok. Dengan bantuan AI semua tugas yang dibutuhkan akan terjawab secara instan tanpa harus perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencari referensi. Lebih dari itu, teknologi tersebut juga berfungsi sebagai fasilitator (pengarah) dan teman belajar yang selalu siap sedia membantu kapan saja dengan bahasa yang santai serta interaktif.

Dibalik semua dampak positif yang dihasilakan dari Artificial Intelligence (AI) ini tentu saja ada dampak negatif yang harus di garis bawahi dan tidak dapat diabaikan. Dampak negatif yang pertama adalah dapat menjadi ancaman karena dapat menggantikan pekerjaan manusia di masa depan. Dengan selalu mengandalkan AI di semua bidang pekerjaan, AI akan sedikit demi sedikit beradaptasi dan kemudian mengambil ahli peran tenaga kerja manusia. Dalam hal ini akan semakin banyak manusia yang tidak mendapatkan pekerjaan karena peran mereka sudah digantikan dengan AI yang dimana dapat menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas dan efisien.

Dengan selalu mengandalkan AI, dampak kedua yang dapat dihasilkan adalah adanya ketergantungan dan penurunan kualitas terutama bagi mahasiswa. Terlalu mengandalkan AI dengan mendorong mahasiswa mencari jalan pintas untuk mendapatkan jawaban secara instan tanpa perlu memikirkan semuanya dengan mandiri. Hal ini akan berpengaruh terhadap penurunan kemampuan berpikir kritis dan melemahnya kreatifitas karena dimanjakan oleh kemudahan dari kecerdasan buatan ini. Mahasiswa terbiasa berpikir “pake AI aja lebih mudah” atau “kan ada AI” yang kemudian menyebabkan mereka menjadi malas untuk berpikir sendiri dan tidak memiliki usaha untuk memberikan pendapat sendiri. Dengan begitu tidak ada sama sekali tertanam motivasi dan inovasi dalam diri mahasiswa untuk memecahkan semua masalah secara mandiri.

Dengan demikian, seharusnya AI digunakan sebagai alat bantu bukan pengganti pekerjaan manusia. Secanggih apapun sistem AI tetap ada keterbatasan yang tidak dimiliki AI tapi dimiliki oleh manusia yaitu, AI tidak memiliki perasaan emosional, empati, serta kreativitas. Kemudian mahasiswa disarankan untuk menggunakan AI dengan bijak, bukan berarti dilarang untuk menggunakannya, hanya saja bagaimana cara memanfaatkan AI sebagai sumber referensi atau inspirasi bukan sebagai pengganti pikiran. Sehingga penggunaan AI dengan bijak, tetap akan meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta mengembangkan kreativitas dalam diri mahasiswa.

Oleh karena itu, AI memang membawa peluang yang besar untuk mengerjakan segala sesuatu menjadi lebih cepat dan mudah. Namun, penggunaan AI dengan seimbang akan menghasilkan manfaat yang baik bagi semua orang. Sebaliknya, jika tidak digunakan dengan baik AI akan menjadi ancaman yang sangat berpengaruh kepada kehidupan manusia di masa depan.

Berita Terkait

Hubungan Parasosial di Era Digital
Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital
DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA
Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?
Pernikahan Dini Langgar Hak Anak
Etika di Ruang Digital: Mengapa Sopan Santun di Media Sosial adalah Fondasi Karakter Bangsa
Lulus Tanpa Skripsi, Siapkah Mahasiswa? Pentingnya Bersikap Jeli Terhadap Kebijakan Baru 

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:03 WIB

Казино Yard – безопасность аккаунта и защита персональных данных

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:03 WIB

Kasyno online Vulkan Vegas – Jak się zarejestrować i grać

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:03 WIB

Casino Lab w Polsce – Dostępne metody płatności i realizacja transakcji

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:03 WIB

Vavada online casino w Polsce – wypłaty

Senin, 13 Juli 2026 - 19:05 WIB

Wagub Aceh dan Bupati Aceh Tamiang Bahas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Koramil Rantau

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:07 WIB

Ice Casino Polska – Najwyższe RTP w grach kasynowych w Polsce

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:07 WIB

Kasyno online Vulkan Vegas – Analiza platformy

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:07 WIB

2025 Deneme Bonusu Veren Siteler – Çevrimsiz Bahis Bonusları

Berita Terbaru

NASIONAL

Vavada online casino w Polsce – wypłaty

Kamis, 16 Jul 2026 - 05:03 WIB