TLii | SUMUT LAPAS PEMUDA KLS III LANGKAT
04/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Langkat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas III Langkat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Berbagai komoditas pertanian, seperti cabai, ubi kayu, dan aneka sayuran, dibudidayakan secara berkelanjutan dengan melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Program ini menjadi salah satu upaya Lapas Pemuda Langkat dalam mengoptimalkan potensi lahan sekaligus memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan. Seluruh tahapan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen, dilakukan secara aktif oleh warga binaan di bawah pendampingan petugas

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri. Keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Pemuda Kelas III Langkat menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan implementasi nyata pembinaan yang produktif sekaligus bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang penguatan ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan bukan sekadar menanam dan memanen, tetapi juga menumbuhkan harapan, keterampilan, dan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami ingin menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi, Lapas Pemuda Kelas III Langkat membuktikan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Program ini diharapkan terus memberikan manfaat, baik bagi warga binaan maupun masyarakat, serta menjadi wujud nyata pemasyarakatan yang berdampak dan bermanfaat bagi pembangunan bangsa, Ujarnya.
(***)





























