TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
20/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan kerohanian. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan kebaktian bagi warga binaan beragama Nasrani di lingkungan Rutan Tanjung, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Warga binaan mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib, mulai dari doa, pujian dan penyembahan, pembacaan firman Tuhan, hingga penyampaian renungan yang mengajak peserta untuk terus menumbuhkan keimanan, memperbaiki diri, serta menjalani kehidupan dengan penuh pengharapan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung, Raymon Andika Girsang, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), Muhammad Arief Rakhman, menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan hendaknya dapat dirasakan seluruh warga binaan melalui kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri.

“Semangat kemerdekaan hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Melalui pembinaan kerohanian, kami berharap warga binaan dapat semakin kuat secara mental dan spiritual, sehingga memiliki bekal positif ketika nantinya kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Salah seorang warga binaan, Jerry, mengaku kegiatan kerohanian memberikan ketenangan sekaligus menjadi pengingat untuk tidak menyerah dalam memperbaiki diri.
“Bagi saya, kegiatan seperti ini memberikan ketenangan dan mengingatkan kami untuk tidak menyerah memperbaiki diri.
Di momen kemerdekaan ini, saya ingin menjadikannya sebagai titik untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan ketika nanti kembali ke keluarga, saya bisa membawa perubahan yang positif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan kerohanian yang dilakukan secara berkelanjutan di Rutan Tanjung. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi warga binaan untuk melakukan refleksi dan memperkuat keyakinan selama menjalani proses pembinaan.
Perwakilan tim kerohanian Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong, Nurhayati, St.Th., turut menyampaikan harapannya agar momentum bulan kemerdekaan dapat menjadi semangat bagi warga binaan untuk mengubah sikap dan perilaku. Ia menilai pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membantu warga binaan menemukan kembali harapan dan kekuatan baru.
“Kemerdekaan hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai kebebasan bangsa dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan bagi setiap pribadi untuk membebaskan diri dari hal-hal yang menghambat kita menjadi manusia yang lebih baik. Jadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Tuhan, dan mempersiapkan masa depan dengan penuh harapan,” ungkapnya.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi bagian penting dari pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Kemerdekaan dimaknai bukan hanya sebagai kebebasan dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan bagi setiap individu untuk melakukan perubahan, membangun kembali harapan, dan mempersiapkan diri agar dapat kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Kegiatan kebaktian ini sekaligus menunjukkan sinergi antara Rutan Tanjung dan Kementerian Agama dalam mendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan kemanusiaan.
Melalui pembinaan kerohanian, Rutan Tanjung terus memberikan ruang kepada warga binaan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus menanamkan nilai-nilai moral, kedisiplinan, kasih, pengampunan, dan tanggung jawab.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal dalam proses perubahan perilaku dan pembentukan karakter selama menjalani masa pembinaan, sehingga warga binaan mampu menyongsong kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke keluarga dan masyarakat, Terangnya.
(***)




































