TLii | ACEH UTARA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon memperketat pengamanan dengan memperbaiki dan menambah tralis besi pada sejumlah titik bangunan hunian warga binaan, Kamis (22/10/2026).
Perbaikan menyasar bagian plafon di area sanitasi atau WC narapidana serta langit-langit di depan musala lapas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk menutup celah kerawanan dan meminimalkan potensi gangguan keamanan, termasuk upaya pelarian.
Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, mengatakan penguatan sarana fisik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.
“Deteksi dini bukan hanya sekadar pemantauan rutin, tetapi juga kesiapan sarana pengamanan fisik. Penambahan dan perbaikan tralis besi ini bertujuan untuk memperketat pengawasan serta menjamin keamanan bagi seluruh penghuni maupun petugas,” ujarnya.
Usai meninjau perbaikan, Muhidfuddin bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) dan Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) memberikan pengarahan kepada warga binaan yang bertugas sebagai tahanan pendamping (tamping).
Dalam pengarahan tersebut, para tamping diingatkan untuk menjaga kebersihan, mematuhi aturan, serta membantu memelihara ketertiban di lingkungan hunian dan area kerja masing-masing.
Melalui penguatan sarana pengamanan dan pengarahan kepada tamping, Lapas Lhoksukon berupaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, bersih, dan humanis.

































