TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
21/10/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan Komitmen untuk meninggalkan paham radikalisme dan kembali meneguhkan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditunjukkan oleh seorang narapidana tindak pidana terorisme (napiter), Herna Alda Sunrita, melalui pengucapan Ikrar Setia NKRI di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Rabu (21/10/2026).

Prosesi ikrar berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan meliputi pembacaan dan penandatanganan ikrar, pembacaan Pancasila, serta penghormatan dan penciuman Bendera Merah Putih sebagai simbol kesetiaan terhadap bangsa dan negara.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, mengapresiasi komitmen perubahan yang ditunjukkan oleh Herna Alda Sunrita. Menurutnya, pengucapan ikrar tersebut menjadi salah satu indikator positif dari proses pembinaan dan deradikalisasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Yekti Apriyanti. Ia menyambut baik komitmen warga binaan tersebut untuk meninggalkan paham radikalisme dan kembali meneguhkan kesetiaan kepada NKRI.
Pengucapan Ikrar Setia NKRI ini menjadi bagian dari upaya pembinaan yang mengedepankan perubahan pola pikir, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta penanaman rasa cinta terhadap tanah air. Proses tersebut diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Melalui pembinaan dan deradikalisasi yang berkesinambungan, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan terus mendukung upaya mewujudkan pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku, penguatan nasionalisme, dan reintegrasi sosial, Ujarnya.
Dari perubahan sikap, tumbuh harapan untuk masa depan yang lebih baik.
#Kemenimipas #Ditjenpas #GuardAndGuide #Deradikalisasi #SetiaNKRI #LapasPerempuanMedan
(***)


































