LSM Korek Aceh Desak Hukuman Berlapis untuk Pelaku Rudapaksa Anak Kandung di Aceh Tenggara “Kejahatan Kemanusiaan yang Tak Bisa Ditolerir”

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 22:39 WIB

20596 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH | KUTACANE (TimeLines iNews Investigasi) – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (DPW LSM Korek) Provinsi Aceh mendesak aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman berlapis dan maksimal terhadap pelaku kasus pencabulan anak kandung di Kabupaten Aceh Tenggara. Tindakan tersebut dinilai sebagai kejahatan kemanusiaan yang sangat keji dan tak bisa ditolerir.

Ketua DPW LSM Korek Provinsi Aceh, Irwansyah Putra, mengecam keras perbuatan pelaku dan meminta penegak hukum untuk tidak memberi ruang kompromi dalam proses hukum.

“Tindakan ini bukan hanya melanggar hukum, tapi juga menghancurkan masa depan dan psikologis anak. Pelaku harus dijerat dengan pasal berlapis, baik KUHP maupun Undang-Undang Perlindungan Anak,” tegasnya kepada TimeLines iNews Investigasi, Rabu (5/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irwansyah menegaskan, aparat penegak hukum tidak boleh berhenti pada satu pasal pencabulan saja, tetapi perlu menjerat pelaku dengan pasal kekerasan dalam rumah tangga dan eksploitasi seksual anak, agar menimbulkan efek jera yang kuat.

Selain itu, LSM Korek juga meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta pihak kepolisian untuk segera memberikan pendampingan psikologis dan perlindungan khusus bagi korban, agar dapat pulih dari trauma mendalam yang dialaminya.

“Kami berharap kasus ini menjadi perhatian serius semua pihak. Jangan sampai ada lagi anak yang menjadi korban kebiadaban orang tua sendiri,” tambah Irwansyah.

Kasus pencabulan ini telah mengguncang masyarakat Aceh Tenggara. Publik mengecam keras tindakan pelaku berinisial SPJ (34), seorang ayah yang tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun.

Aksi bejat itu terbongkar setelah sang ibu menemukan bercak darah pada pakaian dalam korban saat mencuci. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku mengaku telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak tiga kali dalam keadaan sadar.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, membenarkan peristiwa memilukan tersebut.

“Hasil visum menunjukkan adanya luka lama pada bagian sensitif korban akibat kekerasan,” ungkapnya.

Pelaku kini telah diamankan bersama barang bukti. Ia dijerat Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat serta Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, dengan ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat dan aktivis perlindungan anak. LSM Korek menilai, penegakan hukum yang tegas dan tanpa kompromi adalah langkah nyata untuk mencegah kejahatan serupa terulang kembali di Tanah Serambi Mekkah.

 

(Kang Juna)

Berita Terkait

SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas
Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026
Hadiri Rakornas 2026, Walikota Langsa Siap Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Kejati Sumut Ungkap Kasus Korupsi Waterfront Samosir, General Manager PT Yodya Karya Jadi Tersangka
Kajati Sumut: Kejaksaan Siap Kawal Pembangunan di Sumut untuk Kepentingan Masyarakat
Rutan Kelas IIB Tanjung Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara, Perkuat Komitmen Jajaran

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:55 WIB

SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 23:10 WIB

Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Keagamaan Dengan Perayaan Thaipusam Dan MoU

Senin, 2 Februari 2026 - 22:33 WIB

Integritas Jadi Fokus Utama, Kalapas Narkotika Langkat Pimpin Apel Awal Bulan

Senin, 2 Februari 2026 - 22:21 WIB

Lapas Narkotika Langkat Intensifkan Kontrol Keliling untuk Cegah Gangguan Kamtib

Senin, 2 Februari 2026 - 22:01 WIB

Lapas Kelas IIA Binjai Teken Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Tahun 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 21:51 WIB

Satukan Tekad Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Rutan Tanjung Pura Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas WBK–WBBM

Berita Terbaru