Lestarikan “Rapa’i Uroh” Seni Tradisional Aceh Ditengah Perkembangan Zaman 

Zul

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 15:35 WIB

20134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seni tradisional ‘Rapa’i Uroh’ pada ajang Gebyar Budaya Aceh Timur tahun 2025, (Foto : Istimewa)

TIMELINES INEWS INVESTIGASI| LANGSA

Kota Langsa – Seiring dengan gejolak perkembangan zaman yang semakin pesat dan ditengah kuatnya pengaruh budaya asing, giat nan semangat pelestarian budaya Aceh kembali menyala lewat kegiatan istimewa Workshop Musik Tradisi “RAPA’I UROH” pada ajang Gebyar Budaya Aceh Timur tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Workshop Musik Tradisi “RAPA’I UROH”  difasilitasi dan didukung penuh oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Provinsi Aceh, ujar Koordinator pelaku seni ‘Rapa’I Uroh’ Ulul Al Zikri kepada Timelinesinews.com, pada Rabu 5 November 2025.

Tidak hanya itu, Gebyar Budaya tersebut juga turut didukung oleh Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur melalui Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK) 2025.

Sehingga, acara itu menjadikan sebagai titik terang dalam melestarikan dan menghidupkan kembali ritme khas budaya Aceh ditengah gelombang perkembangan budaya asing yang terus menggerus Budaya Lokal, sebut Ulul.

Workshop ini bukan sekadar ajang belajar musik, melainkan menjadi ladang inspirasi dan ruang eksplorasi bagi para pecinta seni tradisional untuk mendalami kekayaan budaya rapa’i, alat musik yang menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak menyelami keunikan teknik permainan, ragam ekspresi, serta filosofi yang membumi di tiap pukulan rapa’i yang sudah turun-temurun diwariskan dan mengalir dalam setiap nadi darah masyarakat Aceh.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini ditandai dengan penampilan spektakuler di Gebyar Budaya Aceh Timur 2025, panggung yang memukau dan jadi panggung kebanggaan bagi warisan budaya lokal.

Pada penampilan tersebut, getaran rapa’i mengalun meriah, menyatukan energi generasi muda dan para budayawan dalam harmoni penuh semangat kebersamaan.

“Kami hadirkan workshop ini, sebagai bukti komitmen untuk menjaga api budaya tetap menyala, sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dalam merayakan identitas Aceh yang kaya dan berkarakter,” pungkas Ulul.

Workshop “RAPA’I UROH” kesenian musik tradisional Aceh adalah wujud nyata bahwa tradisi bukan hanya masa lalu, sudah menjadi tugas kita sebagai pewaris untuk meneruskan dan menjaga serta menyemarakkan hingga Adat Budaya kita tetap kekal dimasa yang akan datang, imbuh Ulul.

Berita Terkait

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah
Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar
Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan
Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data
SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:23 WIB

Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:11 WIB

Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru