TLii | SUMUT | PT PRIMA MULTI TERMINAL PELABUHAN BELAWAN
08/11/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Kuala Tanjung Momentum penting bagi sektor logistik dan perdagangan internasional Sumatera Utara ditandai dengan beroperasinya layanan perdana kapal internasional milik Mediterranean Shipping Company (MSC) melalui sandarnya kapal MSC Zaina III di Pelabuhan Kuala Tanjung. Kehadiran layanan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas ekspor dan rantai pasok global di kawasan barat Indonesia.

Managing Director MSC Group, Renaud Durteste, mengungkapkan bahwa layanan pengapalan dari Kuala Tanjung menuju Singapura akan dilakukan secara reguler empat kali dalam sebulan atau satu kali setiap minggu (weekly call).
“Kami berkomitmen untuk melayani rute ini secara reguler. Dengan kapasitas kapal lebih dari 2.000 TEUs, kami membuka peluang bagi pelaku industri di Sumatera Utara untuk memanfaatkan ruang muatan ekspor yang tersedia,” ujar Durteste.
Lebih lanjut, ia menilai Pelabuhan Kuala Tanjung memiliki potensi besar karena letaknya yang strategis dan berdekatan dengan pusat-pusat industri utama seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan Kawasan Industri Kuala Tanjung. Menurutnya, sinergi antara pelabuhan, kawasan industri, dan operator logistik akan memperkuat jaringan rantai pasok internasional di wilayah tersebut.
Acara penyambutan kapal perdana MSC Zaina III berlangsung di dermaga PT Pelabuhan Multi Terminal (PMT) Kuala Tanjung, dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan KSOP Kuala Tanjung, Bea Cukai Kuala Tanjung, asosiasi logistik, serta sejumlah cargo owner dari kawasan industri sekitar dan KEK Sei Mangkei.
Direktur Utama PT PMT, Rudi, menyampaikan bahwa konektivitas langsung ke Singapura akan membuka babak baru bagi efisiensi logistik ekspor di Sumatera Utara.
“Dengan konektivitas langsung ke Singapura, pelaku industri kini memiliki jalur ekspor yang lebih efisien. Ini bukan hanya pencapaian bagi PT PMT, tetapi juga langkah awal transformasi logistik kawasan,” ungkap Rudi.
Dengan hadirnya layanan kapal internasional MSC secara reguler, Pelabuhan Kuala Tanjung menegaskan kesiapan memasuki fase pertumbuhan baru dalam rantai logistik global. Kolaborasi berkelanjutan antara pelaku industri, otoritas maritim, dan mitra pelayaran diharapkan dapat mendorong
efisiensi ekspor, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing ekonomi kawasan Sumatera Utara, Tutupnya.
(***)
































