TIMELINES iNEWS Investigasi | Lhokseumawe – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Aceh sepanjang November kembali menyebabkan banjir di sejumlah kawasan Lhokseumawe. Sejumlah rumah warga terendam, aktivitas masyarakat terganggu, dan sebagian penduduk terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. peringatan BMKG yang menyebutkan bahwa cuaca ekstrem berpotensi berlanjut beberapa hari ke depan.
Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Aceh bergerak cepat memastikan dukungan logistik bagi warga terdampak. Istri Gubernur Aceh sekaligus Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, turun langsung ke Lhokseumawe untuk menyalurkan bantuan logistik. Kedatangannya didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M., dalam kegiatan penyerahan bantuan yang berlangsung di Halaman Pendopo Wali Kota Lhokseumawe.
Ny. Marlina menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk memberi pendampingan langsung pada proses distribusi bantuan serta memastikan dukungan tiba tepat waktu.
> “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Lhokseumawe tidak menghadapi situasi ini sendirian,” ujar Ny. Marlina.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang tengah menghadapi cuaca yang masih belum menunjukkan tanda-tanda membaik.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:
• Makanan siap saji
• Perlengkapan keluarga
• Tenda pengungsian
• Kebutuhan bayi dan balita
• Selimut
• Obat-obatan dasar
• Peralatan dapur umum lengkap
• Serta berbagai kebutuhan darurat lainnya.
Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, menambahkan bahwa Pemerintah Aceh telah menyiapkan mekanisme tanggap darurat yang mengedepankan koordinasi lintas instansi serta prioritas pada kecepatan bantuan.
> “Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan logistik untuk segera didistribusikan kepada warga terdampak banjir. Ini bagian dari upaya bersama agar penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan efisien,” tegasnya.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., yang menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Pemerintah Aceh, terutama di tengah kondisi lapangan yang cukup sulit.
> “Terima kasih atas perhatian Pemerintah Aceh. Sejumlah titik membutuhkan dukungan logistik stabil mengingat akses beberapa kawasan cukup terbatas dan curah hujan masih tinggi,” ujar Sayuti.
Bagi warga terdampak, dukungan ini tidak hanya berupa bantuan logistik, namun juga menjadi penegasan bahwa negara hadir di tengah bencana. Pemerintah Aceh berharap penyaluran bantuan ini dapat memperkuat ketahanan masyarakat selama masa tanggap darurat serta memberikan dorongan moral agar warga tetap kuat dan saling membantu. Langkah ini juga sejalan dengan peringatan BMKG agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. *[Yahbit]


























