Ketua MIM Aceh Menyayangkan Dugaan Tindakan Represif Terhadap Warga

Wahyu

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:27 WIB

20236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAnda Aceh: Ketua Masyarakat Indonesia Maju (MIM) Aceh Menyayangkan Dugaan Tindakan Represif terhadap Warga saat Konvoi
Banda Aceh- Sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap warga yang mengikuti konvoi di Aceh Utara, Kamis (25/12/2025). Konvoi tersebut dilakukan oleh sekelompok pemuda yang menyuarakan kekecewaan atas penanganan bencana di Aceh oleh pemerintah pusat.
Dalam aksi tersebut, massa membawa atribut bendera bulan bintang yang identik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Konvoi berlangsung secara bergerak dan menjadi bagian dari rangkaian unjuk rasa yang juga terjadi di sejumlah wilayah lain, seperti Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Timur, hingga Aceh Utara.
Muzakkir, menyayangkan adanya dugaan tindakan represif aparat dalam mengawal dan membubarkan konvoi tersebut. Menurutnya, pendekatan keamanan seharusnya mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis, bukan kekerasan.
“Tidak seharusnya aparat menggunakan senjata atau alat yang berpotensi melukai warga. Aspirasi masyarakat seharusnya direspons dengan dialog, bukan intimidasi,” ujar Muzakkir.
Dugaan kekerasan tersebut turut diperkuat dengan beredarnya sebuah video di media sosial Instagram yang menampilkan sosok yang diduga oknum TNI menggunakan koper senjata untuk memukul warga. Video tersebut menuai reaksi luas dari masyarakat dan memicu keprihatinan berbagai pihak.
Aksi konvoi dan unjuk rasa ini diduga merupakan ekspresi kekecewaan masyarakat Aceh terhadap penanganan bencana alam yang dinilai lamban dan belum menyentuh kebutuhan dasar warga terdampak. Massa juga mendesak pemerintah pusat agar menetapkan kondisi bencana di Aceh sebagai bencana nasional guna mempercepat penanganan dan pemulihan.

Berita Terkait

SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas
Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026
Hadiri Rakornas 2026, Walikota Langsa Siap Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Kejati Sumut Ungkap Kasus Korupsi Waterfront Samosir, General Manager PT Yodya Karya Jadi Tersangka
Kajati Sumut: Kejaksaan Siap Kawal Pembangunan di Sumut untuk Kepentingan Masyarakat
Rutan Kelas IIB Tanjung Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara, Perkuat Komitmen Jajaran

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:55 WIB

SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 23:10 WIB

Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Keagamaan Dengan Perayaan Thaipusam Dan MoU

Senin, 2 Februari 2026 - 22:33 WIB

Integritas Jadi Fokus Utama, Kalapas Narkotika Langkat Pimpin Apel Awal Bulan

Senin, 2 Februari 2026 - 22:21 WIB

Lapas Narkotika Langkat Intensifkan Kontrol Keliling untuk Cegah Gangguan Kamtib

Senin, 2 Februari 2026 - 22:01 WIB

Lapas Kelas IIA Binjai Teken Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Tahun 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 21:51 WIB

Satukan Tekad Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Rutan Tanjung Pura Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas WBK–WBBM

Berita Terbaru