Ketua MIM Aceh Menyayangkan Dugaan Tindakan Represif Terhadap Warga

Wahyu

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:27 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAnda Aceh: Ketua Masyarakat Indonesia Maju (MIM) Aceh Menyayangkan Dugaan Tindakan Represif terhadap Warga saat Konvoi
Banda Aceh- Sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap warga yang mengikuti konvoi di Aceh Utara, Kamis (25/12/2025). Konvoi tersebut dilakukan oleh sekelompok pemuda yang menyuarakan kekecewaan atas penanganan bencana di Aceh oleh pemerintah pusat.
Dalam aksi tersebut, massa membawa atribut bendera bulan bintang yang identik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Konvoi berlangsung secara bergerak dan menjadi bagian dari rangkaian unjuk rasa yang juga terjadi di sejumlah wilayah lain, seperti Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Timur, hingga Aceh Utara.
Muzakkir, menyayangkan adanya dugaan tindakan represif aparat dalam mengawal dan membubarkan konvoi tersebut. Menurutnya, pendekatan keamanan seharusnya mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis, bukan kekerasan.
“Tidak seharusnya aparat menggunakan senjata atau alat yang berpotensi melukai warga. Aspirasi masyarakat seharusnya direspons dengan dialog, bukan intimidasi,” ujar Muzakkir.
Dugaan kekerasan tersebut turut diperkuat dengan beredarnya sebuah video di media sosial Instagram yang menampilkan sosok yang diduga oknum TNI menggunakan koper senjata untuk memukul warga. Video tersebut menuai reaksi luas dari masyarakat dan memicu keprihatinan berbagai pihak.
Aksi konvoi dan unjuk rasa ini diduga merupakan ekspresi kekecewaan masyarakat Aceh terhadap penanganan bencana alam yang dinilai lamban dan belum menyentuh kebutuhan dasar warga terdampak. Massa juga mendesak pemerintah pusat agar menetapkan kondisi bencana di Aceh sebagai bencana nasional guna mempercepat penanganan dan pemulihan.

Berita Terkait

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh
Peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon Dampingi Penyerahan Al-Qur’an Wakaf dari Arab Saudi di Pantan Nangka
Dinsos Aceh Tenggara Pulangkan Dua warga terlantar ke aceh utara, masing-masing bawa bayi.
SEMANGAT TAK PERNAH PADAM! POLWAN PIDIE JAYA HADIR DI SYUKURAN HARI JADI KE-78 POLWAN RI
HARDIKDA ke-67, Pemko Langsa Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan Aceh
“Akankah Sang Senior Muslim Agani Mengungkap Jejak di Balik Sengketa Tanah Seuneubok Bayu?”
Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Ayah Wa Raih Serambi Award 2026, Pelopor Gerakan Membumikan Alqur’an di Aceh Utara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

PT Takabeya Mangkir dari Panggilan DPRK, Proyek Jalan Nasional Muara Satu Kian Dipertanyakan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ketua PWO Aceh Utara Kecam Kekerasan terhadap Wartawan, Desak Oknum TNI Diproses Hukum

Berita Terbaru