TLii__Meulaboh — Bupati Aceh Barat yang diwakili oleh Wakil Bupati Said Fadheil, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus pelantikan Imam Chik/Imam Rawatib Masjid Agung Baitul Makmur Tahun 1447 Hijriah, Kamis (15/1/2026) malam.
Dalam sambutannya, Said Fadheil menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam tentang keteguhan hati dalam menjalankan amanah. Di tengah dinamika kehidupan modern, masyarakat dituntut mampu menyikapi setiap perkembangan secara bijak dengan berlandaskan ajaran Islam yang ramah namun tegas dalam kebaikan.
“Sebagai pemerintah daerah, kami terus berupaya menjaga nilai-nilai kebaikan dan kemaslahatan masyarakat. Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama Majelis Permusyawaratan Ulama telah mengambil keputusan penting, yakni pelarangan permainan domino di ruang publik,” ujar Said.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga masyarakat dari potensi dampak negatif, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam.
“Keputusan ini bukan dimaksudkan untuk membatasi ruang kebersamaan, melainkan mendorong pola hidup yang lebih produktif dan selaras dengan nilai-nilai Islam yang mulia,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengingatkan kembali sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang perlu dipatuhi dan dilaksanakan bersama, di antaranya gerakan Magrib Mengaji, pelaksanaan shalat fardhu berjamaah bagi ASN, serta penguatan peran Baitul Mal gampong dalam mengelola dan menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan bermanfaat.
“Program-program tersebut bukan sekadar kebijakan di atas kertas, melainkan ikhtiar bersama untuk membangun Aceh Barat yang lebih religius, beradab, dan bermartabat, sebagaimana nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj,” tambah Said.
Menutup sambutannya, Said Fadheil mengajak seluruh masyarakat Aceh Barat untuk terus memperbaharui semangat dalam menjalani kehidupan, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan bermakna.




































