TLii I Sumut I Laguboti – Lahan pertanian di Desa Simatibung, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba akhirnya bisa digarap kembali setelah sekian lama mangkrak akibat krisis air. Hal ini terwujud berkat respons cepat Anggota DPRD Kabupaten Toba Fraksi PDIP Dapil 5, Ir. Pidel Hutahaean, MM., yang menindaklanjuti aspirasi warga.
Permasalahan bermula ketika sumber air untuk irigasi terputus. Diduga kuat hal ini disebabkan oleh aktivitas penambangan pasir beberapa tahun lalu di aliran Sungai Aek Simare, yang menyebabkan permukaan dasar sungai turun drastis sehingga air tidak mampu menjangkau saluran irigasi (tali air).
Mendengar keluhan tersebut, Ir. Pidel Hutahaean segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Toba. Hasilnya, pada Kamis, 16 April 2026, alat berat jenis Excavator diturunkan ke lokasi untuk membantu kegiatan gotong royong pembuatan bronjong.
Pengerjaan ini bertujuan menaikkan permukaan air sungai agar bisa masuk kembali ke saluran irigasi dan mengairi lahan persawahan warga.
“Saya bangga selaku anggota DPRD yang dipilih langsung oleh rakyat dapat membantu menyelesaikan keluhan masyarakat serta membantu program ketahanan pangan dapat terlaksana di Kabupaten Toba,” ujar Pidel Hutahaean.
Sementara itu, perwakilan petani, Antra Tambun, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, keluhan ini sudah lama disuarakan namun baru kali ini mendapatkan solusi nyata.
“Saya mewakili masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada Ir. Pidel Hutahaean yang telah mau mendengar keluhan kami para petani. Bukan kali ini saja kami mengeluhkan ini, namun baru kali ini terwujud,” ungkap Antra.
Ia juga menambahkan apresiasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Toba yang telah bersedia membantu dan meringankan beban para petani.
(Tanda)


































