TLii..Pidie Jaya — Langit sore di Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh terasa lebih sunyi dari biasanya. Di sebuah rumah sederhana, seorang ayah bernama Iswar Nurdin atau yang akrab disapa Bang Wan Proyek masih setia menatap jalan desa dengan harapan yang belum pernah padam. Sudah 20 hari lamanya putra kesayangannya, Zulhaki, seorang pelajar SMP, pergi meninggalkan rumah tanpa kabar. Hingga kini, keberadaannya masih belum diketahui.
Dengan suara lirih bercampur cemas, Bang Wan menceritakan bagaimana putranya pergi begitu saja setelah diduga terjadi perselisihan kecil dengan sang paman. Namun bagi dirinya, hal itu bukan lagi persoalan yang ingin dipermasalahkan. Yang paling penting saat ini hanyalah menemukan kembali anaknya dalam keadaan selamat.
“Yang penting anak saya pulang dulu. Saya tidak marah. Saya cuma ingin melihat dia selamat,” ujar Bang Wan kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Selasa (12/5), dengan nada penuh harap.
Kepergian Zulhaki meninggalkan luka mendalam bagi keluarga kecil tersebut. Saat peristiwa itu terjadi, Bang Wan sedang berada di Banda Aceh untuk bekerja. Zulhaki yang akrab disapa Zaki tinggal di rumah bersama nenek dan pamannya. Tidak ada firasat buruk sebelumnya, juga tidak ada pesan perpisahan. Anak itu pergi begitu saja, meninggalkan rasa cemas dan kerinduan mendalam bagi keluarganya.
Bang Wan mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan putranya. Bahkan, hampir setiap malam Zaki terbiasa tidur di sampingnya. Di sela aktivitasnya sebagai tukang pijat keliling dari kampung ke kampung, wajah sang anak terus terbayang di pelupuk mata. Kesedihan itu semakin terasa setiap malam ketika tempat tidur di sampingnya kini kosong tanpa kehadiran buah hatinya.
“Ya Allah… Pat kah aneuk meutuah? Ayah sangat merindukanmu,” ucap Bang Wan dengan suara bergetar menahan tangis.
Sebagai orang tua dengan penghasilan sederhana, Bang Wan hanya bisa berusaha mencari ke berbagai tempat sambil berharap ada kabar baik datang. Foto Zulhaki telah diunggah ke media sosial dan bantuan pencarian juga diminta kepada kerabat, teman, hingga masyarakat luas.
Keluarga berharap kepedulian masyarakat dapat membantu mempertemukan kembali Zulhaki dengan keluarganya. Bagi siapa saja yang mengetahui keberadaan Zulhaki atau pernah melihatnya, diharapkan segera menghubungi pihak keluarga melalui nomor 0823-1653-6135. Di balik nomor itu, ada seorang ayah yang setiap hari menunggu harapan pulang dari anak yang sangat dicintainya.



























