Evaluasi Masa Transisi Pascabencana, Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya Ungkap Data Kerusakan dan Alasan Perpanjangan Pemulihan

ZULKARNAINI

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:19 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii…Pidie Jaya Melalui Badan Pengulangan Bencana Daerah, Bupati H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME dan Wakil Bupati Hasan Basri, ST.MM bersama Forkompinda menggelar rapat Koordinasi dan evaluasi terkait masa transisi penanganan pascabencana banjir dan longsor yang berlangsung sejak 12 Februari hingga 12 Mei 2026 yang dihadiri Sekretaris Daerah Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp.M.P.H, Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPK, Para Camat serta Para Wartawan dan undangan terkait lainnya di Aula Cot Trieng I Lantai III Kantor Bupati pada Senin, 11 Mei 2026.

Bupati, menyampaikan bahwa berbagai langkah pemulihan telah dilakukan secara maksimal bersama TNI-Polri, dinas terkait, relawan, hingga masyarakat. “Selama masa transisi ini, banyak capaian yang sudah berhasil dilakukan, mulai dari pendataan rumah terdampak, pembangunan huntara, penyaluran bantuan sosial, hingga pemulihan aktivitas masyarakat. Namun masih ada sejumlah persoalan besar yang belum tuntas dan membutuhkan dukungan lanjutan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tiga persoalan utama yang menjadi alasan perlunya perpanjangan masa transisi yakni kerusakan jaringan air bersih PDAM, kondisi sungai dan tanggul yang masih rawan jebol dan memicu banjir susulan, serta penanganan lumpur dan material sisa banjir yang belum sepenuhnya selesai akibat luasnya wilayah terdampak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati, mengatakan bahwa penanganan sejumlah persoalan strategis tersebut tidak dapat ditangani sepenuhnya oleh kemampuan daerah karena membutuhkan anggaran besar dan kewenangan lintas sektor yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. “Pemerintah daerah sudah melakukan upaya maksimal sesuai kemampuan dan kewenangan yang ada, namun untuk normalisasi sungai, pembangunan tanggul permanen, pemulihan jaringan air bersih, hingga pembangunan hunian tetap membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” tegas Bupati

Oleh karena itu, Bupati mengatakan perpanjangan masa transisi dinilai penting agar seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan berkelanjutan serta memastikan masyarakat terdampak benar-benar pulih secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur, lingkungan, maupun ekonomi

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Pidie Jaya Okta Handifa memaparkan bahwa, BPBD mencatat sebanyak 20.293 unit rumah terdampak akibat banjir berulang yang melanda wilayah Pidie Jaya pada 15 Februari, 8 April, serta 25 dan 28 April 2026. Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan stimulan rumah rusak tahap pertama kepada 282 kepala keluarga senilai Rp8,46 miliar, membangun 1.342 unit hunian sementara (huntara) dengan 1.280 unit telah dihuni warga, serta mengusulkan kebutuhan hunian tetap (huntap) sebanyak 3.056 unit.

ia juga memaparkan terkait bantuan sosial berupa jaminan hidup, isi hunian, stimulan ekonomi, santunan ahli waris, dan bantuan korban luka berat juga terus diproses melalui dukungan pemerintah pusat.

Berita Terkait

Wacana pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program MBG, Bang Brewok : Yang Sudah Ada Di Perkuat
Rembuk Stunting Gampong Rungkom Bahas Pencegahan Stunting dan Perencanaan Pembangunan 2027
Traffic Light Mati di Simpang Jembatan Layang Meureudu,Polisi dan Dishub Langsung Bongkar Penyebabnya
Siaga Sebelum Bencana Datang,Pidie Jaya Gelar Edukasi Kebencanaan Lintas Sektor
“Lahan Jangan Dibakar!Polisi Gandeng Warga Bandar Baru Cegah Karhutla Sebelum Meluas
BUKAN SEKADAR PATROLI! Saat Kota Mulai Sepi, Polisi Bergerak Diam-Diam Jaga Pidie Jaya Sampai Larut Malam
Bupati Pidie Jaya Apresiasi  Dandim 0102/Pidie Tanam 2.000 Mangrove di Pasi Aron
Polisi dan Warga Gercep Berjibaku Singkirkan Pohon Tumbang di Trienggadeng

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:22 WIB

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Berita Terbaru