TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
09/06/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 09 Juni 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kemajuan signifikan dalam transformasi digital layanan penumpang. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, mayoritas masyarakat pengguna kereta api di Sumatera Utara telah beralih memanfaatkan kanal digital untuk melakukan pembelian tiket.

Dari total 1.145.548 penumpang yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Divre I Sumut selama lima bulan pertama tahun ini, sebanyak 913.534 pelanggan melakukan transaksi melalui aplikasi Access by KAI. Selain itu, sebanyak 3.537 pelanggan membeli tiket melalui situs resmi booking.kai.id, sementara 6.039 pelanggan memanfaatkan fasilitas tiket box yang tersedia di sejumlah stasiun.

Secara keseluruhan, jumlah pelanggan yang menggunakan ketiga platform digital tersebut mencapai 923.110 orang atau sekitar 80 persen dari total penumpang. Capaian ini menunjukkan tingginya tingkat adopsi layanan digital yang dihadirkan KAI guna memberikan kemudahan dan efisiensi dalam pembelian tiket.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa perluasan ekosistem digital merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mempermudah akses pelanggan kapan pun dan di mana pun.
“Melalui fasilitas tiket box, pelanggan yang berada di stasiun dapat melakukan pembelian tiket secara mandiri dengan proses yang jauh lebih cepat dan mudah tanpa perlu mengantre lama. KAI terus berupaya menghadirkan layanan berbasis teknologi yang semakin dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” ujar Anwar.
Sebagai bagian dari digitalisasi layanan di area stasiun, KAI telah menyediakan fasilitas tiket box di 28 stasiun yang melayani perjalanan penumpang di wilayah Divre I Sumatera Utara.
Selain untuk pembelian dan pencetakan boarding pass secara mandiri, mesin tiket box juga dilengkapi dengan fitur reschedule atau penjadwalan ulang perjalanan serta pembatalan tiket. Kehadiran fasilitas ini menjadi solusi bagi pelanggan yang membutuhkan fleksibilitas layanan tanpa harus melalui loket.
Meski digitalisasi telah menjadi pilihan utama sebagian besar pelanggan, KAI Divre I Sumatera Utara tetap mempertahankan layanan konvensional guna menjamin akses yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Saat ini, layanan loket penjualan tiket masih tersedia di 15 stasiun strategis yang tersebar di lintas Medan, Siantar, Tanjungbalai, hingga Rantauprapat. Loket tersebut melayani pembelian tiket secara langsung, termasuk untuk keberangkatan yang dilakukan paling lambat tiga jam sebelum jadwal perjalanan kereta api.
Menurut Anwar, sinergi antara layanan digital dan layanan konvensional merupakan strategi perusahaan dalam menjaga prinsip inklusivitas transportasi.
“Masih tersedianya petugas di loket stasiun, berdampingan dengan masifnya penggunaan aplikasi Access by KAI serta fasilitas tiket box, adalah bukti nyata komitmen kami terhadap inklusivitas. KAI memastikan bahwa modernisasi teknologi tidak akan mengeliminasi akses bagi siapa pun.
Seluruh kalangan masyarakat, baik yang sudah fasih digital maupun yang masih membutuhkan pendampingan, tetap dapat menikmati layanan kereta api dengan standar kenyamanan yang sama,” tutup Anwar.
(***)



























