SDM Jadi Kunci Layanan Air Bersih, PT Toya Perdana Lhokseumawe Genjot Kompetensi Pegawai Bersertifikat

RAMAZANI

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:36 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|Lhokseumawe – Di balik lancarnya aliran air bersih yang setiap hari dinikmati ribuan pelanggan, terdapat kerja panjang yang berlangsung tanpa henti. Mulai dari pengelolaan sumber air, proses pengolahan di instalasi, pengoperasian pompa, hingga pemeliharaan jaringan perpipaan, seluruhnya membutuhkan tenaga profesional yang kompeten agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama 24 jam. “Rabu 01/07/2026”

 

Menyadari pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menjaga keandalan pelayanan, PT Toya Perdana Lhokseumawe terus memperkuat kapasitas pegawainya melalui berbagai program peningkatan kompetensi. Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah mengikutsertakan pegawai dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manajemen Air Minum Bersertifikat sebagai bagian dari upaya membangun perusahaan yang profesional dan berdaya saing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di era perkembangan teknologi yang semakin pesat, perusahaan menilai bahwa keberhasilan pelayanan air minum tidak hanya bergantung pada kecanggihan peralatan atau infrastruktur semata.

 

Faktor penentu utamanya tetap berada pada kualitas SDM yang mengelola seluruh sistem operasional. Kompetensi teknis, integritas, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Sebagai bentuk komitmen tersebut, sejumlah pegawai PT Toya Perdana Lhokseumawe mengikuti Diklat Manajemen Air Minum Bersertifikat Tingkat Muda Angkatan 196. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen perusahaan air minum, tata kelola operasional, pelayanan pelanggan, hingga peningkatan kemampuan teknis sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

 

Manajemen PT Toya Perdana menegaskan bahwa investasi di bidang pengembangan SDM merupakan langkah jangka panjang yang sangat penting. Dengan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi, perusahaan diyakini mampu menghadapi tantangan sektor penyediaan air minum yang semakin kompleks, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

 

Komitmen tersebut juga merupakan implementasi terhadap regulasi pemerintah.

 

Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 15/PRT/M/2018 tentang Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum, khususnya Pasal 7 ayat (1), setiap tenaga teknis di bidang SPAM wajib memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidang pekerjaannya.

 

Ketentuan itu diperkuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum. Pada Pasal 43 ayat (1) huruf f, ditegaskan bahwa penyelenggaraan SPAM harus didukung oleh tenaga teknis yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai standar yang berlaku.

 

Melalui peningkatan kompetensi SDM secara berkesinambungan, PT Toya Perdana Lhokseumawe optimistis mampu menjaga keandalan distribusi air bersih kepada masyarakat, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

 

Langkah ini menjadi bukti bahwa pelayanan air bersih yang berkualitas tidak hanya dibangun melalui investasi infrastruktur, tetapi juga melalui investasi pada manusia. Sebab, SDM yang kompeten adalah pondasi utama dalam menghadirkan layanan publik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Lhokseumawe.

Berita Terkait

SEMANGAT TAK PERNAH PADAM! POLWAN PIDIE JAYA HADIR DI SYUKURAN HARI JADI KE-78 POLWAN RI
HARDIKDA ke-67, Pemko Langsa Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan Aceh
“Akankah Sang Senior Muslim Agani Mengungkap Jejak di Balik Sengketa Tanah Seuneubok Bayu?”
Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:41 WIB

Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung

Selasa, 1 September 2026 - 17:45 WIB

Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi

Selasa, 1 September 2026 - 15:00 WIB

Stasiun Belawan Catat 18.636 TEUs Peti Kemas, KAI Dorong Integrasi Kereta Api-Pelabuhan di Sumut

Selasa, 1 September 2026 - 14:00 WIB

Lapas Pemuda Kelas III Langkat: Tempat Belajar, Berkarya, dan Menyiapkan Diri Kembali ke Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 13:35 WIB

Kalapas Tebing Tinggi: Kepatuhan Tata Tertib Kunci Ciptakan Lapas yang Aman dan Kondusif

Selasa, 1 September 2026 - 12:47 WIB

Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 1 September 2026 - 11:55 WIB

BNCT Perkuat Sinergi Pelindo Group Lewat Prestasi Juara III Bulu Tangkis Di Medan

Selasa, 1 September 2026 - 11:47 WIB

Barang Bukti Narkoba Senilai 82 Perkara Dimusnahkan Polres Pelabuhan Belawan Secara Transparan

Berita Terbaru