HLM TPID-TP2DD se-Aceh di Langsa Perkuat Kolaborasi Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Digitalisasi

Zul

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 12:58 WIB

50110 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Aceh 2026 di Kota Langsa (Foto : Humas Diskominfo Langsa).

TIMELINES INEWS INVESTIGASI 

Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa menjadi tuan rumah High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Aceh Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Aceh bekerja sama dengan Bank Indonesia di Aula Hotel Harmoni, Kota Langsa, Senin (6/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, S.IP., M.P.A., dan turut dihadiri Asisten Perekonomian Pemerintah Aceh Ir. T. Robby Irza, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh Agus Andria, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Prabu Dewanto, Pimpinan Bank Aceh Cabang Langsa T.M. Andika, perwakilan Perum Bulog, para bupati dan wali kota se-Aceh, pimpinan SKPA, serta jajaran TPID dan TP2DD kabupaten/kota se-Aceh.Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir menegaskan bahwa High Level Meeting merupakan wujud kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menyepakati langkah-langkah strategis pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi keuangan daerah.

Mengusung tema “Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi Aceh Pasca Bencana”, forum tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mempercepat transformasi digital sebagai fondasi pemulihan ekonomi Aceh.

Menurutnya, pengendalian inflasi dan digitalisasi keuangan merupakan dua agenda strategis yang saling melengkapi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, TPID di setiap daerah harus terus memperkuat sinergi mulai dari perencanaan produksi, kelancaran distribusi, penguatan cadangan pangan, stabilisasi harga hingga penyampaian informasi kepada masyarakat agar gejolak harga komoditas strategis dapat diantisipasi sejak dini.

Selain itu, percepatan digitalisasi keuangan daerah melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), pemanfaatan sistem pembayaran digital, serta perluasan transaksi non-tunai dinilai mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, akuntabilitas, sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah.

Muhammad Nasir juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota memperkuat kerja sama antardaerah sehingga wilayah yang mengalami surplus produksi dapat menjadi penyangga bagi daerah yang mengalami kekurangan pasokan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu kunci dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di Aceh.

Ia berharap forum ini menghasilkan berbagai kesepakatan strategis yang dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil guna memperkuat ketahanan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Sementara itu, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh dan Bank Indonesia yang secara konsisten menginisiasi forum koordinasi sebagai wadah memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mempercepat transformasi digital.

Menurutnya, pengendalian inflasi memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas ekonomi, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif. Di sisi lain, digitalisasi daerah menjadi fondasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Suhartini menegaskan, Pemerintah Kota Langsa berkomitmen mendukung seluruh langkah strategis TPID melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pemantauan harga kebutuhan pokok secara berkala, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar, penguatan ketahanan pangan, serta menjaga kelancaran distribusi barang agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, Pemerintah Kota Langsa terus mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui implementasi ETPD, digitalisasi pelayanan publik, serta optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah secara elektronik guna meningkatkan efisiensi pelayanan, transparansi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pemerintah Kota Langsa juga secara konsisten melaksanakan Gerakan Pangan Murah guna menekan inflasi serta operasi pasar untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman dan mencegah terjadinya penimbunan barang,” ujar Suhartini.

Berbagai langkah tersebut, lanjutnya, telah memberikan hasil yang positif. Pemerintah Kota Langsa berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Terbaik I dalam Pengendalian Inflasi Tahun 2026 Tingkat Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, atas berbagai upaya yang telah dilaksanakan, Pemerintah Kota Langsa berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Terbaik I dalam Pengendalian Inflasi Tahun 2026 Tingkat Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Suhartini berharap High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Aceh Tahun 2026 mampu melahirkan berbagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah, menjaga inflasi tetap terkendali, memperluas digitalisasi keuangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, BPS, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, kita optimistis mampu mewujudkan Aceh yang maju, tangguh, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tenggara Buka UKOM untuk 19 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Pembebasan Denda PBB‑P2 Berakhir, Bappenda Toba Catat Capaian Rp 432 Juta Lebih
Isteri Gubernur, Marlina Muzakir Turun ke Dapur TAGANA, Ikut Bungkus Nasi untuk Korban Banjir Aceh Selatan
Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Ramp Check Angkutan Umum
KAI Sumut Perkuat Mitigasi Risiko Cuaca, Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Pelanggan 358 Pohon Dipangkas, 1.650 Meter Saluran Air Disiapkan untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
Sinergi Rutan Tanjung dan Kemenag Wujudkan Pembinaan Kepribadian Optimal Berkelanjutan Tanamkan Keimanan Kedamaian Perubahan Positif
Kalapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi Hadiri Kunker Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan di Mako Polres Binjai
Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Lapas Narkotika Samarinda Latih 58 WBP Menjadi Kader Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:36 WIB

Pembebasan Denda PBB‑P2 Berakhir, Bappenda Toba Catat Capaian Rp 432 Juta Lebih

Rabu, 4 November 2026 - 23:40 WIB

Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Ramp Check Angkutan Umum

Rabu, 4 November 2026 - 21:22 WIB

Kalapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi Hadiri Kunker Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan di Mako Polres Binjai

Rabu, 4 November 2026 - 20:37 WIB

Perkuat Sinergi dan Koordinasi Lapas Perempuan Medan Terima Kunjungan Kepala Bagian Layanan Administrasi dan Pembinaan SDM Aparatur

Rabu, 4 November 2026 - 20:28 WIB

Lapas Perempuan Medan Laksanakan Sidang TPP, Evaluasi 22 WBP Calon Tamping

Rabu, 4 November 2026 - 20:08 WIB

Lapas Pemuda Langkat Komitmen Hadirkan Pembinaan Inovatif Edukatif Tingkatkan Kualitas SDM dan Kemandirian WBP

Rabu, 4 November 2026 - 11:13 WIB

Bongkar Muat Ribuan Karton  Minyak Goreng untuk Bansos di Silamosik II Memicu Keraguan Publik, Instansi Diminta Lakukan Verifikasi

Rabu, 4 November 2026 - 03:17 WIB

Sat Lantas Polres Toba Tempel Stiker dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Saat Gelar Operasi Patuh Toba 2026

Berita Terbaru