TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
16/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Palangka Raya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya menerima kunjungan perwakilan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Kalimantan Tengah dalam rangka penjajakan kerja sama, Kamis (16/7/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi guna meningkatkan kualitas layanan pembimbingan bagi klien pemasyarakatan sekaligus memperkuat kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Bapas.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, Andik Sholikhudin, memaparkan tugas dan fungsi Bapas yang meliputi penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), pendampingan, pembimbingan, serta pengawasan terhadap klien pemasyarakatan.

Ia menjelaskan, Bapas juga memiliki program pembimbingan kepribadian dan kemandirian, namun pelaksanaan pembimbingan kelompok masih memerlukan dukungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan Anak, M. Rudy Ramadhani, turut memperkenalkan Griya Abhipraya milik Bapas Kelas I Palangka Raya yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan kolaboratif.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pelaksanaan program pembimbingan yang melibatkan klien pemasyarakatan sesuai kebutuhan pembinaan.
Sementara itu, Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama, Lilik Rahayu, menjelaskan adanya keselarasan antara program pengabdian kepada masyarakat yang dimiliki HIMPSI dengan tugas pembimbingan di Bapas. Sejumlah bentuk kolaborasi yang dibahas meliputi psikoedukasi, penyuluhan kesehatan mental, pendampingan psikososial, hingga peningkatan kapasitas pegawai melalui seminar, workshop, dan pelatihan mengenai teknik wawancara, komunikasi efektif, observasi perilaku, serta pendekatan psikologis dalam pelaksanaan tugas Pembimbing Kemasyarakatan.
Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, menegaskan bahwa kerja sama lintas profesi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas layanan pemasyarakatan.
Menurutnya, sinergi dengan HIMPSI diharapkan mampu menghadirkan program pembimbingan yang lebih komprehensif, berbasis kebutuhan klien, serta mendukung terciptanya proses reintegrasi sosial yang lebih optimal, Pungkasnya.
(***)




























