TNI AU Terbangkan Pesawat CN 295 Sebagai Mata Elang di Udara Timur Aceh

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Rabu, 20 Desember 2023 - 15:13 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS>>Operasi Mata Elang 23, yang diselenggarakan oleh TNI AU, melibatkan pesawat CN 295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, di bawah komando Captain Pilot Kapten Pnb Rafo. Pada Selasa (19/12/2023), pesawat ini terlibat dalam kegiatan dukungan operasi, termasuk pengamatan kapal imigran Rohingnya dan pemantauan pelanggaran perairan wilayah Timur Aceh melalui udara.

Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono, S.Sos, selaku Dansatgasud (Komandan Satuan Tugas Udara), menginformasikan hasil pengamatan Pesawat CN 295 dalam Operasi Mata Elang 23. Informasi tersebut tidak hanya dilaporkan kepada komando tinggi, tetapi juga dikoordinasikan dengan satuan lain, termasuk kepolisian, pemda, dan instansi terkait, serta koordinasi dengan TNI AL.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono, S.Sos, juga melaporkan bahwa pesawat TNI AL Casa NC-212, No Reg P-8203, dan Heli AS 565 MBe Panther HS-1309, dengan misi Dukungan Operasi Tombak Segara-23, melakukan operasi terpadu untuk mengamankan wilayah perairan Timur Aceh dari pelanggaran batas wilayah, termasuk masuknya pengungsi Rohingya dari Myanmar menggunakan transportasi laut.

 

Danlanud SIM menekankan bahwa letak geografis Provinsi Aceh yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di barat dan Selat Malaka di timur seringkali menjadi tempat berlabuhnya pengungsi Etnis Rohingya. Negara-negara tetangga seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia semakin ketat dalam mengawasi masuknya pencari suaka dan pengungsi dari Myanmar.

 

Kondisi Apartheid di Myanmar dan keterbatasan peluang mata pencaharian di kamp pengungsi di Bangladesh mendorong Etnis Rohingya untuk mencari perlindungan di Malaysia, Thailand, Indonesia, dan negara-negara sekitarnya. Kendati tanpa visa dan dokumen perjalanan, kapal laut seringkali menjadi pilihan utama mereka.

Berita Terkait

Tari Kreasi Nusantara SMA Negeri 7 Lhokseumawe Curi Perhatian di Hardikda Aceh ke-67
Temui Kapolda Aceh, Ketua Baitul Mal Bahas Kemaslahatan Masyarakat
19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa Tegaskan KUA Bukan Sekadar Urus Nikah
Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh
Peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon Dampingi Penyerahan Al-Qur’an Wakaf dari Arab Saudi di Pantan Nangka
Dinsos Aceh Tenggara Pulangkan Dua warga terlantar ke aceh utara, masing-masing bawa bayi.
SEMANGAT TAK PERNAH PADAM! POLWAN PIDIE JAYA HADIR DI SYUKURAN HARI JADI KE-78 POLWAN RI
HARDIKDA ke-67, Pemko Langsa Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:33 WIB

Sabam Sinaga Upayakan  Mengusulkan 2.000 Siswa Silaen Terima Bantuan PIP Tahun 2026

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Kanwil Imigrasi Sumut Teguhkan Komitmen, Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Taruna Poltekimipas TA 2026

Rabu, 2 September 2026 - 18:05 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Siap Perkuat 3 Layanan Prioritas Hasil Evaluasi Menteri Imipas

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Optimalkan Kebun SAE, WBP Ikuti Penyemaian Bibit Tomat

Rabu, 2 September 2026 - 17:01 WIB

Tari Kreasi Nusantara SMA Negeri 7 Lhokseumawe Curi Perhatian di Hardikda Aceh ke-67

Rabu, 2 September 2026 - 16:51 WIB

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa Tegaskan KUA Bukan Sekadar Urus Nikah

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 13:30 WIB

Peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon Dampingi Penyerahan Al-Qur’an Wakaf dari Arab Saudi di Pantan Nangka

Berita Terbaru