Tenggelam di Alur Kebun Sawit, Bocah Delapan Tahun Meninggal Dunia

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 25 Desember 2023 - 01:37 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINE INEWS.COM – ACEH UTARA Arfan Arnanda, bocah berusia 8 tahun ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di alur kebun sawit Dusun Bukit Tentram, Gampong Buket Hagu, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara pada Minggu siang, 24 Desember 2024.

Kapolres Aceh Utara AKBP Deden Heksaputera S, S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Bambang menyampaikan Kronologi kejadian menunjukkan bahwa korban Arfan bersama empat temannya sedang asyik bermain di lokasi tersebut.

“Naas, karena diduga tidak pandai berenang, Arfan tiba-tiba tenggelam dan hilang dari pandangan teman-temannya. Tanpa ragu, teman-temannya berteriak minta tolong, menarik perhatian seorang warga yang saat itu sedang memancing di dekat lokasi kejadian,” ungkap Iptu Bambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, Warga yang mendengar teriakan minta tolong segera mendatangi sumber suara dan mendapatkan informasi bahwa seorang anak tenggelam di alur kebun sawit. Warga yang bersangkutan segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnya, termasuk orang tua Arfan.

Saksi mata yang melihat kejadian tersebut bersama-sama dengan warga dan orang tua Arfan segera melakukan pencarian. Setelah upaya pencarian yang intensif, Arfan akhirnya ditemukan mengapung sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Orang tua Arfan, berusaha memberikan pertolongan, namun menyadari bahwa anaknya telah meninggal dunia.

“Selanjutnya jenazah Arfan Arnanda dipulangkan ke rumah duka untuk persiapan pemakaman.” ujar Iptu Bambang.

Ia menyampaikan, kiranya Kematian tragis Arfan menjadi pengingat bagi semua orang akan pentingnya keselamatan anak-anak dalam beraktivitas, terutama di sekitar lingkungan air.

“Tidak bosan kami mengimbau dan mengingatkan masyarakat, terutama orang tua, agar lebih aktif mengawasi anak-anak mereka, terlebih ketika bermain di sekitar aliran air. Meningkatnya curah hujan belakangan ini menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai, karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan seperti tenggelam,” pungkasnya. (RASYID)

Berita Terkait

199 Lulusan Cum Laude Warnai Wisuda ke-38 Universitas Malikussaleh
Nasi Biru–Ungu di Program MBG Ulee Jalan Picu Kecemasan, Warga Sorot Dugaan Makanan Minim Gizi dan Tak Layak Konsumsi
Humas PNL Nahkodai Forum Humas PT Aceh, Muhammad Hatta Terpilih Ketua FHPTA
282 Kasur Digelontorkan, Dinsos Lhokseumawe Perkuat Kesejahteraan Panti Asuhan
Anak Bukan Taruhan, Bunda PAUD Lhokseumawe Warning Keras Pengelola TPA
Pemko Lhokseumawe Gelar Diseminasi, Tahapan Pemilihan Keuchik Serentak 
Latihan Olah Strategi dan Tactical Floor Game Tingkatkan Kesiapan Polda Aceh Hadapi May Day 2026
Bupati Pidie Jaya Serahkan Ambulans Bantuan Presiden untuk Puskesmas Meureudu

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:04 WIB

Perkuat Layanan, Kanwil Ditjenim Sumut Jajaki Pembentukan Kantor Imigrasi Tebing Tinggi

Rabu, 29 April 2026 - 16:43 WIB

Polres Pematangsiantar Terima Tiga Remaja yang Diamankan Warga Diduga Lakukan Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 16:41 WIB

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Amankan Dua Terduga Pelaku Curat

Rabu, 29 April 2026 - 16:37 WIB

Polsek Siantar Barat Amankan Tiga Orang Positif Pengguna Sabu di Jalan Jintar Saragih

Rabu, 29 April 2026 - 15:23 WIB

Tertib Administrasi, Lapas Lubuk Pakam Gandeng Disdukcapil Lakukan Perekaman e-KTP Warga Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 15:16 WIB

Bersatu Lawan Narkoba, Lapas Lubuk Pakam Hadiri Rakor Strategis P4GN

Rabu, 29 April 2026 - 14:20 WIB

Rabu, 29 April 2026 - 11:00 WIB

Gerak Cepat Patroli Brimob Polda Sumut Evakuasi Korban Laka Lantas di Jalan William Iskandar

Berita Terbaru