TLii | Sumut | Toba – Pemerintah Kabupaten Toba melaksanakan kegiatan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Tim Pembina (TP) Posyandu, dan Tim Penggerak (TP) PKK di Balai Data Kantor Bupati Toba pada Senin (19/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan guna memperkuat tata kelola ketiga lembaga tersebut agar pelaksanaan program tahun anggaran 2026–2027 berjalan lebih efektif dan selaras dengan visi pembangunan Toba Mantap.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan ini menjadi pondasi penting agar ketiga lembaga dapat berperan optimal mendukung program pemerintah daerah.
“Melalui penguatan tata kelola ini, kita harapkan Dekranasda, Posyandu, dan PKK semakin kokoh dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, sehingga visi Toba Mantap dapat tercapai bersama,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Napitupulu, yang didampingi Staf Ahli TP PKK Toba, Ny. Riama Audi Murphy Sitorus, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyusun rencana kerja dan anggaran tahun 2027. Berbagai program prioritas PKK, termasuk Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), diharapkan dapat disinergikan dengan program pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Toba, Maradu Napitupulu, menyoroti potensi besar yang dimiliki TP PKK dan TP Posyandu dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat terbawah. Sebanyak sekitar 2.500 kader Posyandu yang tersebar di seluruh kecamatan menjadi kekuatan utama penyampaian layanan dasar kepada masyarakat.
Maradu juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat koordinasi dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Khusus untuk Dekranasda, penguatan akan difokuskan pada pengembangan produk unggulan lokal, peningkatan kualitas SDM, akses permodalan, serta pemasaran yang lebih luas guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Inti dari kegiatan ini adalah terciptanya integrasi perencanaan dan penganggaran yang lebih baik antarlembaga, sehingga setiap program berjalan beriringan dan bermanfaat nyata bagi masyarakat Toba,” jelas Maradu.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan OPD terkait. Dengan penguatan tata kelola ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan ketiga lembaga masyarakat semakin erat demi tercapainya tujuan pembangunan Kabupaten Toba di tahun 2027.
(Tanda)


































