Hampir Setahun Terisolasi Pascabanjir, Pemkab Aceh Tenggara Akhirnya Kerahkan Alat Berat Pulihkan Akses Darul Hasanah

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:17 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diterik mata hari bercampur asap Hayadun tetap mengarahkan.

TLii | KUTACANE – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menunjukkan langkah nyata dalam mempercepat pemulihan akses transportasi menuju Kecamatan Darul Hasanah yang mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir pada November 2025. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk melakukan normalisasi aliran Sungai Lawe Matang, memperbaiki badan jalan, serta mendukung pembangunan jembatan darurat sebagai jalur penghubung masyarakat.

Alat berat jenis Tandem menggiling untuk pemadatan badan jalan dilintasan sungai yang telah di keringkan.

Pada Jumat (23/10/2026), aktivitas pengerjaan mulai memperlihatkan perkembangan. Alat berat diterjunkan untuk menangani material dan kerusakan yang selama ini menghambat mobilitas warga, termasuk akses yang terdampak akibat runtuhnya jembatan konstruksi rangka baja diterjang banjir.

Camat Darul Hasanah, Hayadun, S.P., kepada Timelines iNews Investigasi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara di bawah kepemimpinan pasangan SAH atas perhatian dan langkah konkret dalam mempercepat pemulihan infrastruktur tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat Darul Hasanah. Saat ini telah dikerahkan tiga unit ekskavator, satu unit bulldozer, serta satu unit tandem roller untuk mempercepat pekerjaan pemulihan akses transportasi,” ujar Hayadun.

Tampak alat berat escapator menurun kan besi H untuk jembatan darurat di ikuti warga merapikan sebagai bantalan untuk ditimbun matrial.

Menurutnya, upaya tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Kecamatan Darul Hasanah yang terdiri atas 28 kute atau desa. Selama berbulan-bulan, masyarakat harus menghadapi berbagai kesulitan akibat terganggunya jalur transportasi utama.

Tidak Hanya Normalisasi Sungai, Jembatan Darurat Juga Dipersiapkan

Hayadun menjelaskan, pekerjaan yang sedang berlangsung tidak hanya difokuskan pada normalisasi aliran sungai dan pemulihan badan jalan. Pemerintah daerah juga mengupayakan perakitan jembatan darurat agar kendaraan roda empat dapat kembali melintasi jalur penghubung tersebut.

Langkah ini dinilai sangat penting untuk memulihkan aktivitas perekonomian, pendidikan, pelayanan masyarakat, serta distribusi kebutuhan pokok yang selama ini terdampak akibat terputusnya akses transportasi.

Menariknya, proses pemulihan tersebut juga mendapat dukungan langsung dari masyarakat setempat.

Warga Darul Hasanah secara sukarela turun ke lokasi pekerjaan, bergotong royong mengangkat dan memindahkan bebatuan serta membantu kegiatan yang memungkinkan dilakukan secara manual.

“Partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Mereka bekerja bersama tanpa pamrih demi mempercepat terbukanya kembali akses jalan yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga,” ungkap Hayadun.

Penantian Panjang Masyarakat Mulai Menemukan Titik Terang

Bagi masyarakat Darul Hasanah, pengerahan alat berat tersebut bukan sekadar kegiatan perbaikan infrastruktur, melainkan jawaban atas penantian panjang sejak bencana banjir melanda kawasan itu pada November 2025.

Sebelumnya, kondisi Sungai Lawe Matang dan kerusakan akses penghubung menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap kelancaran transportasi.

Ungkapan “Surut Lawe Matang, Normalisasi Dimulai” yang sempat mencuat beberapa pekan sebelumnya kini mulai diwujudkan melalui aktivitas pengerjaan di lapangan.

Hayadun berharap pekerjaan dapat berlangsung lancar sehingga persoalan antrean kendaraan di kawasan jembatan gantung Mamas yang selama ini menjadi salah satu kendala transportasi dapat segera teratasi.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat antrean di kawasan Titi Gantung Mamas tidak lagi terjadi seperti biasanya. Para pelajar juga tentu akan lebih bersemangat apabila akses transportasi kembali lancar,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa pemulihan akses jalan merupakan kebutuhan mendesak karena menyangkut kepentingan masyarakat luas, terutama pelajar, petani, pedagang, serta warga yang setiap hari harus melakukan perjalanan menuju pusat aktivitas di luar kecamatan.

Camat Apresiasi Peran Masyarakat dan Media

Dalam kesempatan tersebut, Hayadun turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Darul Hasanah yang selama ini terus menyuarakan harapan agar normalisasi sungai dan rehabilitasi infrastruktur segera dilaksanakan.

Ia juga mengapresiasi peran media yang secara konsisten memberitakan kondisi masyarakat pascabanjir, termasuk Timelines iNews Investigasi, yang turut mengangkat persoalan terputusnya akses transportasi di wilayah tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Darul Hasanah yang terus berjuang bersama. Terima kasih juga kepada rekan-rekan media, khususnya Timelines iNews Investigasi, yang tetap konsisten mempublikasikan kesulitan masyarakat sehingga persoalan ini mendapat perhatian,” katanya.

Hayadun berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, masyarakat, dan media terus terjalin dalam mendukung percepatan pembangunan serta pemulihan wilayah terdampak bencana.

Pemulihan akses Darul Hasanah kini menjadi harapan besar bagi ribuan warga. Kehadiran alat berat dan dimulainya pekerjaan di lapangan merupakan langkah penting, sementara penyelesaian jalan serta jembatan darurat menjadi hal yang paling dinantikan masyarakat agar aktivitas transportasi kembali normal.

TIMELINES INEWS INVESTIGASI
Mengungkap Fakta, Menyuarakan Kepentingan Masyarakat.

Berita Terkait

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita
Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru