TLii | Sumut | Toba — Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan pariwisata daerah. Ia juga mendorong pembenahan infrastruktur serta penguatan promosi agar potensi wisata Toba semakin dikenal luas dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara ritual tradisi Marpangir yang berlangsung di Pantai Pakkodian, Desa Meat, Kecamatan Tampahan, pada Sabtu (24/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Franshendrik menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Toba untuk bersama-sama membenahi aksesibilitas menuju kawasan wisata:
“Harapan besar saya, mari kita bangun dan perbaiki akses jalan menuju tempat-tempat wisata ini. Sektor pertanian tetap kita dukung, namun pariwisata juga merupakan salah satu sumber PAD yang jelas dan nyata. Potensi ini harus kita angkat, dan saya yakin tahun depan pariwisata di Kabupaten Toba akan semakin maju.”
Ia meminta Dinas Pariwisata segera menindaklanjuti langkah-langkah pengembangan yang diperlukan. Selain infrastruktur, perhatian besar juga ditujukan pada aspek promosi dan pemasaran:
“Saya mengharapkan dukungan dari Dinas Kominfo serta para konten kreator untuk bersama-sama mendesain konten yang menarik, lalu membagikannya di media sosial. Agar keindahan dan keunikan Kabupaten Toba semakin dikenal luas dan dapat kita jual bersama,” ujarnya.
Franshendrik berharap kegiatan budaya dan spiritual seperti Marpangir terus didukung dan ditingkatkan. Sebab, selain menjaga kearifan lokal, kegiatan ini juga mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
(Tanda)

































