FKUB Kota Langsa Bekali Warga Meurandeh Dayah Sadar Kerukunan

Zul

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 17:20 WIB

50116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FKUB Kota Langsa, H Hasanuddin, didampingi tokoh lintas agama saat memberikan pemaparan gampong sadar kerukunan, di Aula Gampong Meurandeh Dayah, Kecamatan Langsa Lama (Foto : Istimewa)

TIMELINES INEWS | LANGSA

Kota Langsa : Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Langsa membekali puluhan warga untuk terus menjaga kerukunan umat beragama sebagai pondasi bernegara yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui sosialisasi gampong sadar kerukunan kami berharap warga dapat memahami pentingnya sadar kerukunan dan dapat diimplementasikan dalam keseharian,” ungkap Ketua FKUB Kota Langsa, H Hasanuddin, di Aula Gampong Meurandeh Dayah, Kecamatan Langsa Lama, Kamis (25/7).

Menurutnya, dimana pembekalan ini untuk menciptakan suasana aman, rukun dan damai menuju kesejahteraan, bagaimana untuk nyaman beribadah apabila tidak aman.Oleh karena itu kerukunan wajib terjaga dan hal ini yang tidak boleh ditawar-tawar lagi untuk melaksanakan kenyamanan ibadah dimaksud.

Lantas, FKUB dibentuk melalui SK Wali Kota dibawah binaan Kesbangpol Langsa, dimana memiliki peran untuk mengelola dan merawat kerukunan umat beragama.

Disamping itu juga tugas lainnya melakukan dialog di internal, menampung aspirasi dari berbagai agama, begitu juga mensosialisasikan aturan hingga turunannya kepada masyarakat.

Ini tidak bisa kita lakukan sendiri, makanya kami mohon dukungan dan bangun sinergitas pada ormas dan masyarakat yang ada.

“Walaupun berbeda tidak menjadi hambatan untuk menjadi satu, ini harus menjadi pegangan dalam kehidupan ini dalam menjalankan gampong sadar kerukunan,” urainya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Langsa, yang diwakili Kasubbag TU, Jafar S.Sos.I, menyatakan merawat kerukunan itu sangat penting karena kita hidup dalam kemajemukan, baik agama maupun suku. Artinya ada perbedaan agama dan interaksi dalam keseharian harus berjalan seiring.

Jagalah kearifan lokal, andaikan ada yang berasal dari Papua di Meurandeh Dayah ini maka harus menyelaraskannya.

“Dalam merawat kerukunan agama pihak kementrian agama berafiliasi pada dua menteri yakni menteri agama dan menteri dalam negeri yang musti dilaksanakan dengan baik, artinya ketika kita duduk sama rendah dan ketika berdiri sama dipundak.

Perwakilan FKUB lainnya Ustadz Bustami SH, MH, menyatakan bahwa tujuan sadar kerukunan untuk mewujudkan kerukunan agama agar tidak terjadi konflik. Apabila ada persoalan yang besar kita kecilkan dan bila kecil bisa kita hilangkan.

Dalam ajaran Islam, tidak ada paksaan masuk agama tertentu begitu juga dengan agama lain juga tidak boleh memaksakan masuk agamanya. Begitu juga hal toleran musti terjaga dalam kehidupan ini yang membedakan adalah ketika beribadah.

FKUB telah melakukan hal yang cukup baik dengan adanya sosialisasi gampong sadar kerukunan, dengan adanya perbedaan itu merupakan sunahtullah,

Senada anggota FKUB lainya yakni, Karifuddin Chiawi, dalam paparannya bahwa kami tidak memandang suku dan agama apapun tetap menjadi saudara, seandainya ada diantara umat muslim yang terkena musibah dan menderita maka kami juga turut merasakan dan kami turut membantu.

“Sejatinya sebuah perbedaan bukan penghalang untuk dapat merajut kerukunan umat beragama,” imbuhnya.

Hal lain menurut Suyanto, tetap mendukung berbagai kegiatan yang digagas oleh FKUB, begitu juga toleran harus terjaga,”Untuk anak-anak yang sekolah di Perguruan Tinggi (PT), kami minta menjaga etika dan menjunjung tinggi kearifan lokal,” pintanya.

Pj Geuchik Gampong Meurandeh Dayah, melalui Kasie Kesejahteraan Rizal, menyatakan kegiatan ini sangat penting apalagi disini rawan konflik karena keberadaan Gampong Meurandeh Dayah disini sangat majemuk sekali dengan adanya universitas.

“Kami senang adanya pemahaman sadar kerukunan ini, kiranya kegiatan yang sama sesering mungkin digagas sebagai edukasi warga juga perangkat,” pungkasnya.

Acara yang dipandu oleh Sekretaris FKUB Kota Langsa, Sri Verawati SH, yang juga Kabid Ketahanan Ekonomi Sosbud dan Ormas Kesbangpol yang dihadiri tokoh lintas agama juga tokoh masyarakat setempat.

Berita Terkait

Upacara di Aula G. G. Van Delft 26/10/2026 Diikuti Karutan Raymon Andika Girsang Pegawai Magang dan WBP
Wagub Dek Fadh Salurkan Buffer Stock Rp4,85 Miliar, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Dataran Tinggi Gayo
Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Takhasus Dayah MUQ Pagar Air Aceh Gelar Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghaib.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:05 WIB

BKPRMI Aceh Besar Ajak Saudara Se Iman Memakmurkan Masjid 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Satlantas Polres Aceh Besar Gelar Ops Patuh Seulawah 2026 Mulai 26 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Bupati Aceh Besar Tinjau Krueng Raba, Bendungan Diproyeksikan Atasi Krisis Air Lhoknga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:02 WIB

82 Masjid di Aceh Besar Umumkan Khatib dan Imam Shalat Jumat, 16 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Sekda Aceh Besar: Minta ASN, Keuchik dan Warga Aceh Besar Sukseskan MTQ ke -35 Tingkat Aceh Besar Di Kuta Baro

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Festival Anak Saleh Gampong Pantee Jadi Ajang Kaderisasi Generasi Islami

Selasa, 29 September 2026 - 12:59 WIB

Rapimnas FORKONAS PP DOB Jadi Momentum Perkuat Perjuangan Pembentukan Kabupaten Aceh Raya.

Berita Terbaru