Kontroversi Pemilihan Ratu Kecantikan Transgender dari Aceh, Pemuda Muhammadiyah Nyatakan Penolakan Keras

REDAKSI 1

- Redaksi

Kamis, 8 Agustus 2024 - 18:55 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Banda Aceh, 7 Agustus 2024* — Pemilihan Ratu Kecantikan Transgender yang diikuti oleh peserta asal Aceh telah memicu kontroversi dan reaksi keras di kalangan masyarakat Aceh. Sebuah video yang memperlihatkan peserta dari Aceh memenangkan ajang tersebut di Jakarta, viral di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Facebook, dan grup WhatsApp, sehingga menjadi perbincangan hangat di berbagai sudut kota Banda Aceh.

Dalam video yang beredar, tampak peserta dengan selempang Aceh mengenakan gaun seksi saat maju ke panggung dan dinyatakan sebagai pemenang. Hal ini langsung menuai reaksi dari Pemuda Muhammadiyah Aceh yang mengutuk keras kegiatan tersebut.

“Kami akan berada di garis depan untuk menolak segala bentuk kegiatan yang mendukung transgender, karena hal ini tidak sesuai dengan syariat Islam yang diterapkan di Bumi Serambi Mekkah. Secara sunatullah, tidak ada makhluk di dunia ini yang diciptakan sebagai LGBT,” tegas Rizki Maulizar, Wakil Sekretaris Bidang Pertahanan Pemuda Muhammadiyah Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemuda Muhammadiyah Aceh juga meminta pemerintah daerah untuk menindak tegas pihak-pihak yang dianggap mencemarkan nama baik Aceh dengan mengikuti ajang kecantikan transgender tersebut. Mereka menyatakan bahwa tindakan seperti ini mencederai nilai-nilai agama dan budaya yang selama ini dijaga ketat di Aceh.

Kontroversi ini memperlihatkan ketegangan antara norma-norma agama yang dianut masyarakat Aceh dengan perkembangan sosial di luar daerah tersebut, khususnya dalam isu-isu terkait LGBT. Dengan situasi ini, diharapkan pemerintah dan masyarakat dapat mencari solusi yang sejalan dengan nilai-nilai yang dianut, sambil mempertimbangkan dinamika sosial yang berkembang di tingkat nasional.

Berita Terkait

Rutan Kelas I Medan Deklarasikan Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Berantas HP Ilegal, Pungli, dan Narkoba
Sinergi Pemkab Toba dan GKLI: Bahas Persiapan Sinode Agung XXXII hingga Pelantikan Pimpinan Baru
Polres Pematangsiantar Cek TKP Laporan Laka Lantas di Jalan Rakutta Sembiring
Kebun SAE Rutan Tanjung Hasilkan 100 Ikat Sawi, WBP Dilatih Bertani hingga Panen
Hari Kartini Indonesia Tahun 2026,Polres Pematangsiantar Gelar Bakti Sosial
Sempat Kabur Lompat ke Sungai Saat Digrebek, Bandar Sabu di Desa Pamah Akhirnya Ditangkap di Aceh
Jaga Kebugaran WBP, Rutan Tanjung Gelar Berjemur Pagi Dan Cek Kesehatan Rutin
Peringati Hari Kartini, Yudi Suseno Dorong Perempuan Wujudkan Pemasyarakatan Humanis

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:34 WIB

Rutan Kelas I Medan Deklarasikan Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Berantas HP Ilegal, Pungli, dan Narkoba

Selasa, 21 April 2026 - 14:55 WIB

Sinergi Pemkab Toba dan GKLI: Bahas Persiapan Sinode Agung XXXII hingga Pelantikan Pimpinan Baru

Selasa, 21 April 2026 - 14:50 WIB

Polres Pematangsiantar Cek TKP Laporan Laka Lantas di Jalan Rakutta Sembiring

Selasa, 21 April 2026 - 14:47 WIB

Kebun SAE Rutan Tanjung Hasilkan 100 Ikat Sawi, WBP Dilatih Bertani hingga Panen

Selasa, 21 April 2026 - 14:47 WIB

Hari Kartini Indonesia Tahun 2026,Polres Pematangsiantar Gelar Bakti Sosial

Selasa, 21 April 2026 - 14:20 WIB

Jaga Kebugaran WBP, Rutan Tanjung Gelar Berjemur Pagi Dan Cek Kesehatan Rutin

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

Peringati Hari Kartini, Yudi Suseno Dorong Perempuan Wujudkan Pemasyarakatan Humanis

Selasa, 21 April 2026 - 13:42 WIB

Kepala Bapas Kelas I Medan Ajak Perkuat Peran Perempuan di Hari Kartini 2026

Berita Terbaru