SEORANG PERAWAT DI DUGA DIANIAYA OLEH ORANG TUA PASIEN

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Kamis, 29 Agustus 2024 - 11:35 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES,INEWS
( Opini)

Andini Pibri Dwi Sapitri

(Mahasiswi Dlll keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang )

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus dugaan penganiayaan yang dialami oleh Kristina Ramauli, seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang, menyoroti persoalan serius terkait keamanan tenaga medis di Indonesia. Insiden ini menunjukkan bahwa kekerasan terhadap petugas kesehatan, yang seharusnya dihormati dan dihargai atas jasa mereka, masih bisa terjadi.

Perawat adalah salah satu garda terdepan dalam layanan kesehatan. Mereka berhadapan langsung dengan pasien dan keluarga dalam berbagai situasi, sering kali di bawah tekanan tinggi. Namun, itu bukanlah alasan untuk membenarkan perilaku kasar atau tindakan kekerasan terhadap mereka. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang perlindungan hukum dan rasa aman yang seharusnya dimiliki oleh tenaga kesehatan di tempat kerja mereka.

Di sisi lain, peristiwa ini juga mencerminkan ketegangan emosional yang sering terjadi dalam lingkungan rumah sakit, terutama dari pihak keluarga pasien. Rasa cemas dan ketidakpahaman terhadap prosedur medis bisa memicu reaksi yang berlebihan. Namun, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa tindakan kekerasan tidak akan pernah menjadi solusi.

Oleh karena itu, pihak berwenang harus menindaklanjuti laporan ini dengan serius dan memberikan perlindungan serta keadilan bagi korban. Selain itu, diperlukan peningkatan edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya etika dalam berinteraksi dengan tenaga medis, serta penguatan sistem perlindungan bagi mereka. Kejadian seperti ini tidak boleh dibiarkan berulang, dan semoga menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih menghargai dan melindungi mereka yang bekerja untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita.

Berita Terkait

Di Balik Tangisan Anak Pencuri Ayam, Ada Keresahan Pemilik Ayam Aduan Juara dan PR Besar Penegakan Hukum
Rupiah Terjun Bebas: Bukti ‘Ekonomi Pancasila’ Masih Sebatas Dongeng Pengantar Tidur Penguasa
INGKAR JANJI DALAM HUBUNGAN ASMARA: BISAKAH CINTA DIGUGAT?
Politik Santun, Menang Tanpa Balas Dendam
Kekosongan Kepemimpinan di Bangka Barat Bukan Soal Jabatan, Tetapi Hilangnya Keberanian Memimpin.
Pers Pilar Keempat Demokrasi: Masihkah Menjadi Penjaga Kebenaran?
“Tak Dapat Dana Bantuan Sosial, Geusyik Dituding Pilih Kasih dan Balas Jasa Politik”
‎Betungkah: Perlawanan Terhadap Kerusakan Alam Dari Pesisir Bangka

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Berita Terbaru