Azhari – Zulkarnen (AZKAR), Pasangan Calon Walikota Nomor Urut 1, Paparkan Visi dan Misi di DPRK Lhokseumawe

SAFARUDDIN

- Redaksi

Rabu, 25 September 2024 - 23:41 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|ACEH|LHOKSEUMAWE – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe yang digelar pada tanggal 25 September 2024, pukul 14:00 WIB, di Gedung DPRK setempat, menjadi ajang bagi para pasangan calon wali kota dan wakil wali kota untuk memaparkan visi, misi, dan program mereka. Acara ini merupakan bagian dari tahapan Pilkada 2024.

Dalam sidang tersebut, hadir empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang telah ditetapkan nomor urutnya oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe, yaitu:

Nomor urut 1: Azhari – Zulkarnen (AZKAR)
Nomor urut 2: Sayuti Abu Bakar – Husaini
Nomor urut 3: Ismail A Manaf – Azhar Mahmud
Nomor urut 4: Fathani – Zarakasyi
Pasangan Azhari – Zulkarnen (AZKAR), yang memulai pemaparan pertama, menyampaikan visi besar mereka untuk menjadikan Kota Lhokseumawe sebagai kota bersyariat yang fokus pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Visi ini dirangkum dalam konsep 5 T yang disampaikan oleh Azhari:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tegakkan Shalat Berjamaah
AZKAR menekankan pentingnya shalat berjamaah lima waktu sebagai pondasi spiritual masyarakat. Menurut Azhari, dengan menegakkan shalat berjamaah, Lhokseumawe akan mendapatkan keberkahan dan kemajuan seperti yang terlihat di beberapa negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Kuwait, Turki, dan Brunei Darussalam.

Tanpa Maksiat
Azhari menggarisbawahi bahwa maksiat adalah sumber bencana dan kerusakan sosial. Dia meyakini bahwa dengan menghilangkan maksiat, anggaran pembangunan akan lebih efektif, digunakan untuk membangun fasilitas umum seperti dayah, sekolah, dan rumah ibadah. Selain itu, ia berjanji akan menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat usia 20-40 tahun serta memberikan pendapatan layak bagi warga usia 60 tahun ke atas, minimal sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Tanpa Pengangguran
Dalam upaya mengurangi pengangguran, AZ’KAR berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat yang tidak menyelesaikan pendidikan dasar atau menengah (SD, SMP, SMA) dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk kegiatan produktif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menekan angka pengangguran di Lhokseumawe.

Pembangunan Kesehatan
Pasangan ini berencana mendirikan klinik pendamping puskesmas dan meningkatkan status rumah sakit di Lhokseumawe menjadi tipe B, bahkan tipe A. Hal ini bertujuan agar layanan BPJS bisa dilayani di kota tanpa perlu rujukan ke pusat. Selain itu, Lhokseumawe diharapkan bisa menjadi destinasi medical check-up tourism, menarik warga Aceh yang biasanya berobat ke luar negeri.

Pengembangan Pendidikan dan Industri
Azhari dan Zulkarnen berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dengan menaikkan gaji dari UMR ke UMP. Mereka juga merencanakan pembangunan sekolah unggulan setara dengan sekolah Sukma. Selain itu, pasangan ini berencana memanfaatkan potensi sumber daya alam dari Pulau Andaman yang memiliki cadangan gas terbesar ketiga di dunia. Potensi investasi ini diharapkan mampu meningkatkan PAD dan menjadikan Lhokseumawe sebagai “Dubai Kecil” dengan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi menuju laut.

Visi besar ini mencerminkan tekad AZKAR untuk membangun Lhokseumawe yang lebih maju, bersyariat, dan sejahtera.(RZ)

Berita Terkait

Jalan Provinsi Muara Situlen–Gelombang Aceh Tenggara Terancam Putus Akibat Banjir
Sidang Terbuka UIN Ar-Raniry Berlangsung Alot: Dosen UNISAI Alumni Dayah MUDI Tawarkan Paradigma Baru, Kompetensi Hibrid Lulusan Salafiyah
Polres Pidie Jaya Perkuat Edukasi Karhutla, Satreskrim Bersama DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis
Sentuhan Awal TMMD 128: Rumah Warga Mulai Dibangun dari Nol
Angin Kencang Terbangkan Atap Rumah di Montasik, Dinsos dan Tagana Bergerak Cepat Lakukan Pendataan
Desil yang meresahkan sekaligus membingungkan masyarakat
Tuanku Muhammad Desak Pemerintah Aceh Pastikan Seluruh Ibu Hamil dan Menyusui ditanggung oleh JKA tanpa Pandang Desil DTSEN
Sinergi BNNP Aceh–RSJ Aceh Diperkuat, Fokus Tingkatkan Layanan Rehabilitasi NAPZA

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:13 WIB

Hadir Humanis di Sekolah, Polres Pidie Jaya Tanamkan Nilai Disiplin dan Kamtibmas Lewat “Polisi Saweu Sikula

Selasa, 21 April 2026 - 00:55 WIB

Rotasi Jabatan, Pemkab Pidie Jaya Lantik Puluhan Kepala Sekolah

Minggu, 19 April 2026 - 10:59 WIB

Tgk Azhar Kiran dan MSS Rampungkan Tahap II, Ratusan Mushaf Hidupkan Syiar Islam Pasca Banjir

Minggu, 19 April 2026 - 10:52 WIB

Respons Cepat dan Humanis, Polres Pidie Jaya Hadir di Tengah Musibah Warga

Sabtu, 18 April 2026 - 08:41 WIB

Breaking News | Diduga Kecelakaan, Sepeda Motor Misterius Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan Meureudu

Kamis, 16 April 2026 - 09:58 WIB

YARA : Dugaan Penganiayaan Wabup Pidie Jaya Bukti Krisis Moral Pejabat Publik

Rabu, 15 April 2026 - 11:18 WIB

Musrenbang RKPK 2027 Digelar, Pidie Jaya Fokus Infrastruktur dan Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 23:13 WIB

Pembentukan Panitia Pemilihan Keuchik Gampong Hagu, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya

Berita Terbaru