Gaji karyawan Pekerja proyek pembangunan sekolah MAN dan MTSN kota tanjungbalai belum dibayar

REDAKSI 1

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 14:59 WIB

20571 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii//Tanjungbalai//Sumut

Proyek pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kota Tanjungbalai mengalami penghentian sementara akibat mogok kerja para pekerja dan tukang mulai (05/11/24) Mogok ini dipicu oleh penundaan pembayaran gaji selama sekitar dua minggu.(07/11/24)

Sebelumnya, proyek ini telah menjadi sorotan publik. Pada Juli 2024, aliansi Gerakan Aktivis Penyampai Aspirasi Indonesia (GAPAI) Tanjungbalai Asahan mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan untuk mengusut dugaan korupsi dalam proyek tersebut. Mereka mencurigai adanya pemufakatan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam proses lelang dan pelaksanaan pembangunan yang dikerjakan oleh PT UNO Tanoh Seuramo. Selain itu, ditemukan indikasi pengurangan volume pekerjaan dan penggunaan material yang tidak sesuai standar, seperti penggunaan kayu kelapa sebagai penyangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kami para pekerja sangat kecewa bg, kami dari medan kerja ke tanjungbalai dan gaji kami seminggu sekali, belum lagi kami yang sudah bekeluar mau dikasih makan juga bg
Kalau seperti ini bg gaji kami belum juga di keluarkan malah di kasih pinjaman 100.000ribu rupiah bg, gaji kerja kami seminggu lebih cuman cuman dikasih 100rb itu pun pinjaman bg, ucap pekerja dengan sangat kecewa.

 

Kejadian mogok kerja ini menambah daftar permasalahan dalam proyek pembangunan MAN dan MTsN di Tanjungbalai. Diharapkan pihak terkait segera menyelesaikan permasalahan pembayaran gaji pekerja agar proyek dapat dilanjutkan dan selesai sesuai jadwal, sehingga fasilitas pendidikan yang memadai dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, (RR)

Berita Terkait

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah
Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar
Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan
Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data
SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:23 WIB

Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:11 WIB

Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru