Program Makan Bergizi Gratis Harus Berikan Manfaat langsung kepada Petani Lokal. 

REDAKSI 1

- Redaksi

Sabtu, 21 Desember 2024 - 20:49 WIB

20665 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | ACEH TENGGARA, Program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, akan mulai direalisasikan pada awal 2025 mendatang.

Program makan bergizi gratis (MBG), yang digagas oleh Presiden Prabowo, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dengan menyediakan makanan bergizi yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Pemerintah Indonesia sendiri mengalokasikan sebesar Rp71 triliun untuk program MBG pada APBN 2025. Anggaran sebesar itu ditargetkan dapat menyasar sekitar 19,47 juta orang dari kalangan anak sekolah hingga ibu hamil maupun menyusui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait program yang menjadi prioritas Nasional ini, ketua DPD Tani Merdeka Aceh Tenggara Jeri Alastra, SE melalui keteranganya kepada media mengatakan, Program ini pada dasarnya sangat baik karena bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, kesehatan khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.

Jeri mengungkapkan bahwa dengan Keterlibatan langsung petani lokal dalam penyediaan bahan makanan pada program MBG ini akan mengurangi ketergantungan pada produk pangan impor, yang lebih mahal dan dapat mempengaruhi kestabilan harga di pasar lokal, pengoptimalan pangan lokal dalam program makan bergizi gratis menjadi solusi strategis. Program ini tidak hanya memperkaya asupan gizi masyarakat tetapi juga memberdayakan petani lokal dan mengurangi ketergantungan pada produk impor. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang kaya nutrisi dan mudah diakses, program ini dapat menghadirkan keberlanjutan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Pemerintah pusat tentunya selalu menekankan pentingnya bahan pangan yang digunakan dalam program ini agar berasal dari produksi masyarakat lokal. Dengan demikian, selain meningkatkan gizi masyarakat, program ini juga dapat memperkuat nilai tambah ekonomi bagi para petani.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Aceh Tenggara adalah merupakan sebuah daerah yang penduduknya sebagian besar berprofesi sebagai petani, tentu dengan keterlibatan petani lokal pada program MBG Akan menjadi salah satu jalan peningkatan taraf kehidupanbagi para Petani.

“Badan Gizi Nasional Melalui Satuan Pelayanan yang merupakan pelaksana utama Program MBG di daerah harus memastikan bahwa bahan pangan yang digunakan dalam program ini berasal dari produksi masyarakat lokal. Dengan demikian program akan memperkuat ekonomi pedesaan dan berkelanjutan usaha sektor pangan kita,” Ungkap Jeri

Badan Gizi Nasional (BGN) melalui satuan pelayanan (SP) di daerah diharapkan agar pelaksanaan Program MBG harus benar-benar sesuai Petunjuk Teknis dan Operasional Program sehingga program ini bisa berjalan dengan maksimal serta memberikan manfaat bagi petani lokal di Aceh Tenggara sehingga ini sebanding nanti dengan kesejahteraan yang terjadi untuk petani kita.

“Secara kelembagaan DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tenggara adalah Organisasi yang berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan para petani tentunya siap menjadi Mitra Kerja Badan Gizi Nasional Melalui Satuan Pelayanan di daerah Demi Suksesi Program Prioritas Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo Subianto”, Tutup Jeri.

Berita Terkait

SMK Negeri 1, 2, dan 3 Banda Aceh Tekankan Pondasi Akhlak dan Karakter
Kebakaran Lahan di Leupung Aceh Besar, BPBD Bergerak Cepat Padamkan Api
Panggung Gembira Pentas Seni Pondok Pesantren Thawalib ACEH TENGGARA
Tarhib Ramadhan PKS Aceh Besar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis, Kumpulkan 35 Kantong Darah
Verifikasi Terbuka Rumah Rusak, Bupati Pidie Jaya Gandeng Media dan Masyarakat
Kadis Sosial Aceh Tenggara Akui Dana Makan Anak Yatim Panti Asuhan Telah Dikembalikan
Tim Gabungan Bea Cukai Langsa Gagalkan Ekspor Ilegal Satwa Liar
6 Bulan Tak Masuk Kantor, Oknum ASN Dinas LHK Aceh Tenggara Dilaporkan

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 12:06 WIB

22 Personel Polres Aceh Besar Terima Tanda Kehormatan Satya Lancana Pengabdian

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:40 WIB

DKP Aceh Salurkan 3,9 Ton Ikan Segar di Darul Kamal untuk Dukung Perbaikan Gizi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:26 WIB

Upacara HAB ke-80, Kemenag Aceh Besar Ajak ASN Warnai AI dengan Konten Keagamaan

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:41 WIB

Aceh Besar Peduli Bencana: Bupati Muharram Idris Salurkan Bantuan dan Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Jumat, 26 Desember 2025 - 08:36 WIB

Operasi Pasar LPG 3 Kg Berakhir, 190.710 Tersalurkan Distribusi Kembali Lewat Pangkalan

Jumat, 26 Desember 2025 - 03:58 WIB

Operasi Pasar LPG 3 Kg di Darul Imarah Tuai Apresiasi, Keuchik Leu Ue Nilai Sangat Membantu Warga di Tengah Kelangkaan

Jumat, 26 Desember 2025 - 01:32 WIB

Camat Darul Kamal: Alhamdulillah Masyarakat Ka Meu Asap Dapu, LPG 3 Kg Tersalurkan ke 14 Gampong

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:29 WIB

LPG 3 Kg Aceh Besar Terdistribusi 184.550 Tabung, OP dan Pangkalan Berjalan Bersamaan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Petugas Haji Aceh Dibekali Diklat, Wagub: Layani Jamaah dengan Hati

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:27 WIB