Albert Papilaya: Legenda Tinju Indonesia

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 7 Maret 2025 - 04:55 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Albert Papilaya adalah seorang petinju amatir legendaris Indonesia yang lahir pada 15 September 1967 di Tobelo, Maluku Utara.

Albert Papilaya adalah seorang petinju amatir legendaris Indonesia yang lahir pada 15 September 1967 di Tobelo, Maluku Utara.

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Maluku Utara – Albert Papilaya adalah seorang petinju amatir legendaris Indonesia yang lahir pada 15 September 1967 di Tobelo, Maluku Utara. Sebagai seorang Olympian, ia telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang tinju nasional dan internasional selama hampir dua dekade. Konsistensi dan prestasinya menjadikannya salah satu atlet tinju terbaik yang pernah dimiliki negeri ini.

Perjalanan Karier dan Prestasi

Albert memulai kariernya di dunia tinju dengan mengikuti berbagai kejuaraan nasional seperti Sarung Tinju Emas (STE), Kejuaraan Nasional (Kejurnas), dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Keunggulannya juga terlihat di kancah internasional, dengan partisipasi dalam SEA Games, Kejuaraan Asia, Asian Games, Kejuaraan Dunia, hingga Olimpiade.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prestasi di Level Nasional:

Berlaga dalam lima edisi PON (1985-2000)
Meraih empat medali emas dan satu medali perak

Prestasi di Level Internasional:

SEA Games:
Tujuh kali tampil (1989-2001)
Enam medali emas dan satu medali perak

Kejuaraan Asia:

1985 (Nepal): Medali emas
1992 (Filipina): Medali emas & tiket Olimpiade Barcelona
1993 (China): Medali emas
1997 (India): Medali emas

Kejuaraan Dunia:

1989 (Rusia): Lolos perempat final
1995 (Jerman): Lolos perempat final
Olimpiade 1992 (Barcelona, Spanyol)

Babak pertama: Menang angka 11-5 atas Robert Buda (Polandia)
Babak kedua: Menang angka 13-6 atas Makoye Isangula (Tanzania)
Perempat final: Kalah 3-15 dari Lee Seung-Bae (Korea Selatan)

Meskipun gagal meraih medali di Olimpiade, Albert mendapat pengalaman berharga, termasuk berteman dengan Oscar De La Hoya, petinju legendaris dunia yang dijuluki The Golden Boy. Bahkan, Albert sempat ditawari kesempatan berkarier di tinju profesional di Amerika Serikat.

Selain itu, ia juga mengoleksi berbagai medali emas dan perak dari turnamen internasional prestisius seperti President Cup (Jakarta), Mayor’s Cup (Filipina), Seoul Cup (Korea Selatan), Morotius Cup (Afrika), dan Santau Cup (China).

Kiprah Setelah Pensiun

Setelah mengakhiri karier tinjunya, Albert tetap berkontribusi di dunia olahraga dan berkarier sebagai anggota POLRI. Dengan pangkat Kompol, ia pernah menjabat sebagai Kasi Pasdal 2 di Samapta Polda Metro Jaya. Dedikasinya pada dunia tinju juga berlanjut dengan menjadi Wakil Ketua Pengprov Pertina DKI Jakarta hingga akhir hayatnya.

Akhir Perjalanan Sang Legenda

Albert Papilaya meninggal dunia pada 18 April 2021 akibat stroke di usia 53 tahun. Kepergiannya meninggalkan warisan besar bagi dunia tinju Indonesia. Namanya tetap dikenang sebagai salah satu petinju terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini.

Albert Papilaya akan selalu dikenang sebagai sosok yang mengharumkan nama bangsa melalui prestasi dan dedikasinya di dunia tinju.

Berita Terkait

INFO ORANG HILANG
Wagub Aceh Buka Rakor MPU 2026, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Warisan Leluhur (Indatu) Menjerit: Saatnya Generasi Muda Ambil Peran, Pemerintah Jangan Tutup Mata dan Tutup Telinga 
Generasi Muda Wajib Tahu! Abu Siwah Ungkap Pentingnya Deep Breathing
Bapas Palangka Raya Ikuti Pengukuhan Satops Patnal, Perkuat Integritas dan Kepatuhan Internal
Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Doping dan Deep Breathing Menurut Abu Siwah
Kepala BNNP Aceh Ajak 800 Santri Dayah Ruhul Qur’an Bentengi Diri dari Narkoba
Sertifikat IELTS Rp500 Ribu dan Janji Kerja ke Australia: Menguliti Modus Loker Viral yang Berujung Dugaan Penipuan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:19 WIB

Kepala Rutan Labuhan Deli Eddy Junaedi Hadiri Sertijab Kapolsek Medan Labuhan

Selasa, 21 April 2026 - 21:08 WIB

Hari Kartini 2026, Pelindo Regional 1 Perkuat Program Pengembangan Kepemimpinan Perempuan

Selasa, 21 April 2026 - 20:40 WIB

Perkuat Peran Perempuan, KAI Daop 5 Purwokerto Gelar Edukasi dan Apresiasi Pelanggan di Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 19:10 WIB

Sidang Terbuka UIN Ar-Raniry Berlangsung Alot: Dosen UNISAI Alumni Dayah MUDI Tawarkan Paradigma Baru, Kompetensi Hibrid Lulusan Salafiyah

Selasa, 21 April 2026 - 19:06 WIB

Polres Pidie Jaya Perkuat Edukasi Karhutla, Satreskrim Bersama DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Selasa, 21 April 2026 - 18:17 WIB

Angin Kencang Terbangkan Atap Rumah di Montasik, Dinsos dan Tagana Bergerak Cepat Lakukan Pendataan

Selasa, 21 April 2026 - 18:03 WIB

Desil yang meresahkan sekaligus membingungkan masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 16:59 WIB

Tuanku Muhammad Desak Pemerintah Aceh Pastikan Seluruh Ibu Hamil dan Menyusui ditanggung oleh JKA tanpa Pandang Desil DTSEN

Berita Terbaru