IMATA : Oknum TNI – Memperlihatkan Wajah Semasa Konflik Aceh

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 21 Maret 2025 - 01:01 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Aceh utara 20/03/2025 Ikatan Mahasiswa Tanah Luas (IMATA) Aceh Utara, departemen humas IMATA Khussyairi atau Akrab di sapa sigeum mengutuk tindakan pembunuhan Oknum TNI AL terhadap masyarakat Aceh, “Nyan lage Binatang i pegeut Lom Rakyat Aceh Pue hana ingat atra awai?”

Hasfiani (ALM) di temukan tewas mengenaskan di Gunung Salak Aceh Utara pada Senin 17 Maret 2025. Peristiwa ini memicu kemarahan Rakyat Aceh yang mana Rakyat telah menelan pil pahit semasa konflik.

“Alat Negara telah mematikan Rakyat Aceh, perlakuan biadap Oknum TNI AL membuka luka baru Rakyat Aceh terhadap negara, tindakan yang dilakukan oknum TNI AL memperlihatkan wajah lama di saat Konflik Aceh”. Ujar Khussyairi Aktivis Pasee

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aceh Utara adalah salah satu daerah yang memiliki sejarah kelam dengan Negara. Bagi Rakyat Aceh kekerasan TNI 20 tahun silam begitu kuat terekam di ingatan, bahkan 2003 pascareformasi Pemerintah RI menerbitkan Kaprres 28/2003 tentang Darurat Militer.

“Bukan hanya TNI tetapi Negara harus ikut hadir untuk memulihkan keluarga korban dan Rakyat Aceh, agar kemarah besar Rakyat Aceh terhadap Negara dapat diredam” Tegas Khussyairi

Negara harus mengingat bahwa Aceh memiliki sejarah panjang dengan NKRI. Sejarah yang tertulis dengan Darah tidak akan penah sama dengan tulisan Tinta. (Diki)

Berita Terkait

Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Aceh Gelar Donor Darah
Kapolda Aceh Turun Langsung Pastikan Lalu Lintas Aman dan Lancar: Kehadiran Polisi Harus Dirasakan Masyarakat
Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Aceh Gelar Baksos di Tempat Ibadah
LANA Kritik Kebijakan Bupati Aceh Barat: Bahasa Itu Dinamis, Jangan Semua Kehendak Penguasa Dijadikan Kewajiban
Psaca bencana biruen kondusif, KNPI Aceh: Terimakasih Presiden Prabowo
Menjemput Suara dari Daerah, KNPI Aceh Himpun Aspirasi Pemuda Pidie Jaya
Rp189 Juta, 100 Hari, Baru 41 Persen: Ada Apa dengan Revitalisasi SDN 6 Blang Mangat?

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Komitmen Hadirkan Pelayanan Humanis Berkelanjutan Jaga Lingkungan Sehat Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Upacara di Aula G. G. Van Delft 26/10/2026 Diikuti Karutan Raymon Andika Girsang Pegawai Magang dan WBP

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Wagub Dek Fadh Salurkan Buffer Stock Rp4,85 Miliar, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Dataran Tinggi Gayo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga

Berita Terbaru