Aksi Rakyat Kecil, Teriakan Besar: LSM KOREK ACEH Tuntut Fasilitas Rehabilitasi dan BNNK

REDAKSI 1

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025 - 17:31 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Kutacane, 10 Juli 2025 – Puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (Korek) Aceh menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Aceh Tenggara, Kamis pagi (10/07), untuk menyuarakan tuntutan serius terhadap pemerintah daerah agar lebih konkret dan terstruktur dalam menyikapi darurat narkoba yang kian melilit bumi Sepakat Segenep.

Aksi ini merupakan respons atas deklarasi perang terhadap narkoba yang diumumkan secara terbuka oleh Bupati Aceh Tenggara pada 1 Juni 2025 lalu di Lapangan Pemuda, Kecamatan Babussalam. Deklarasi tersebut dinilai sebagai langkah awal yang baik, namun LSM Korek Aceh menegaskan bahwa komitmen itu harus dibarengi tindakan nyata yang menyentuh akar permasalahan.

Ketua DPW LSM Korek Aceh, Irwansyah Putra, dalam orasinya menyampaikan bahwa Aceh Tenggara kini telah memasuki fase darurat narkoba. Menurutnya, peredaran narkoba—terutama jenis sabu-sabu—telah merajalela hingga ke pelosok desa, melahirkan ribuan penyalahguna yang sebagian besar berasal dari kalangan tidak mampu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Aceh Tenggara ini sudah jadi garis merah di peta peredaran narkoba di Aceh. Jangan anggap enteng. Di balik itu semua ada tangisan anak, istri, dan orang tua. Karena sabu, hasil panen raib dicuri, bahan bangunan hilang, bahkan sampai nyawa pun melayang. Ini bukan sekadar isu sosial, ini krisis,” tegas Irwansyah.

Dalam aksinya, LSM Korek Aceh menyampaikan lima poin utama yang ditujukan kepada Bupati Aceh Tenggara:

1. Pembangunan Gedung Rehabilitasi

Irwansyah mendesak pemerintah untuk segera membangun pusat rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba di Tanoh Alas Metuah. Ia menilai, korban tidak boleh terus-menerus dikriminalisasi, melainkan diberi ruang untuk sembuh dan pulih secara manusiawi.

2. Pembentukan BNNK di Aceh Tenggara

Mengingat mahal dan rumitnya proses asesmen bagi korban, serta banyaknya pengguna berasal dari keluarga kurang mampu, LSM Korek meminta agar dibentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) sebagai garda depan koordinasi penanggulangan narkoba di tingkat lokal.

3. Pembentukan IPWL

Irwansyah juga menyoroti belum adanya Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Aceh Tenggara. Ia menyebut bahwa keberadaan IPWL sangat krusial sebagai tempat rujukan bagi pengguna yang ingin menjalani rehabilitasi secara sukarela tanpa takut diproses hukum.

4. Klarifikasi Dana Desa untuk Pemberantasan Narkoba Skala Kute

Menyikapi program pemberantasan narkoba berbasis desa yang dianggarkan sebesar Rp15–20 juta per desa melalui Dana Desa TA 2025, LSM Korek meminta transparansi serta kejelasan pemanfaatan dana tersebut di 385 desa se-Aceh Tenggara.

5. Pernyataan Moral: Selamatkan Bumi Sepakat Segenep

Sebagai penutup, Irwansyah menyerukan moral call untuk menyelamatkan Tanoh Alas dari bahaya narkoba, mengajak seluruh elemen masyarakat—tokoh adat, ulama, pemuda, hingga perangkat desa—bersatu mengusir bahaya laten ini dari akar-akarnya.Irwansyah juga menyinggung aparat penegak hukum dalam penanganan kasus narkoba. Ia berharap Polres Aceh Tenggara tidak hanya fokus menangkap pengguna, namun juga aktif menelusuri jalur pengedaran dan menangkap bandar sebagai dalang utama.

> “Jangan berhenti di pengguna. Bongkar semua! Siapa pengedar, dari mana mereka beli, di mana mereka beroperasi. Harus ada pengembangan yang tegas dan berkelanjutan,” ucapnya tegas.

Aksi damai LSM Korek Aceh ini berjalan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir turut memberikan dukungan moral terhadap tuntutan yang disuarakan.

Meski begitu, tantangan ke depan tetap berat. Narkoba bukan hanya persoalan hukum, melainkan juga ekonomi, pendidikan, dan sosial-budaya. Karenanya, dibutuhkan sinergi lintas sektor dan keberanian politik yang kuat dari kepala daerah untuk mengubah pernyataan menjadi kebijakan, serta kebijakan menjadi tindakan nyata.

harapan agar deklarasi perang terhadap narkoba di Aceh Tenggara bukan sekadar seremonial belaka, melainkan tonggak awal perubahan menuju tanah kelahiran yang bersih, aman, dan bermartabat.

 

( Kang Juna )

Berita Terkait

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi Sita 18,47 Gram Sabu
Jumat Berkah Rutan Kelas I Medan, Berikan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat dan Skrining TB Bagi Warga Binaan
Kunjungan Kerja PK Ahli Utama, Lapas Narkotika Samarinda Perkokoh Komitmen Pelaksanaan Tugas Sesuai SOP
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Kalapas Tribowo: Zero HALINAR Bukan Slogan, Tapi Komitmen Tindakan Nyata di Lapas Pancur Batu
Penuhi Hak Warga Binaan, Lapas Padangsidimpuan Gelar Sidang TPP demi Ketepatan Program Integrasi
KAI Tambah 1.256 Kursi Antisipasi Libur Sekolah, Total Kapasitas Jadi 130.040 Tempat Duduk
Penyaluran Bantuan Tahap II, Walikota Langsa Tinjau Langsung Penyaluran di Kantor Pos 

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:53 WIB

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi Sita 18,47 Gram Sabu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:48 WIB

Jumat Berkah Rutan Kelas I Medan, Berikan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat dan Skrining TB Bagi Warga Binaan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:51 WIB

Penuhi Hak Warga Binaan, Lapas Padangsidimpuan Gelar Sidang TPP demi Ketepatan Program Integrasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:23 WIB

KAI Tambah 1.256 Kursi Antisipasi Libur Sekolah, Total Kapasitas Jadi 130.040 Tempat Duduk

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sambut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026, Polsek Siantar Selatan kunjungi Warga Kurang Mampu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:16 WIB

Saat Patroli,Polres Pematangsiantar Amankan Tiga Sepedamotor Knalpot Brong

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:54 WIB

Benteng Pertahanan Pertama, P2U Lapas Padangsidimpuan Perketat Pemeriksaan Petugas, Barang dan Pengunjung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:49 WIB

Bapas Kelas I Medan Terima Kunjungan dari Tim Direktorat Pembimbingan Kemasyarakatan

Berita Terbaru