Komisi IV DPR RI Dukung Program Ketahanan Pangan di Lapas, Titiek Soeharto Tinjau Langsung

RULI SISWEMI

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:40 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

20/06/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Cilacap Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan Nusakambangan, Sabtu (20/6/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi terkini Nusakambangan, mulai dari pelaksanaan program pemasyarakatan, pembinaan warga binaan, hingga berbagai upaya pengembangan kawasan yang saat ini terus dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kunjungan tersebut, rombongan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan serta tantangan dalam pengelolaan kawasan pemasyarakatan di Nusakambangan.

Dalam kesempatan itu, Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi atas transformasi Nusakambangan yang kini berkembang menjadi kawasan produktif dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan. Menurutnya, kawasan yang selama ini dikenal sebagai penjara dengan tingkat keamanan tinggi telah mampu menghasilkan berbagai komoditas dan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah rombongan meninjau sejumlah program unggulan yang dikembangkan di Nusakambangan, di antaranya Workshop Fly Ash Bottom Ash (FABA), sektor pertanian dan peternakan, produksi pupuk organik, Balai Latihan Kerja konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat.

“Nusakambangan yang kita dengar selalu seram, bayangannya Alcatraz. Ternyata setelah ke sini, kondisinya sangat ramah dan bisa menghasilkan begitu banyak produk bermanfaat untuk kita semuanya.

Oleh karena itu, atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Semoga usaha-usaha yang dilakukan di sini bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” ujar Titiek.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Komisi IV DPR RI. Ia menegaskan bahwa berbagai masukan dan arahan dari Komisi IV akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program-program yang telah berjalan.

Menurut Agus, jajaran Pemasyarakatan akan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle yang tersedia di seluruh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh Komisi IV DPR RI, namun kami juga akan menindaklanjuti evaluasi dan arahan yang diberikan, termasuk melakukan berbagai perbaikan dari program yang telah berjalan. Seluruh lapas dan rutan telah memanfaatkan lahan idle yang ada untuk dioptimalkan dalam membangun program ketahanan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam,” kata Agus.

Transformasi Nusakambangan menjadi wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan.

Melalui berbagai program produktif yang dijalankan, warga binaan dibekali keterampilan dan pengalaman kerja sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat serta berkontribusi secara positif setelah menjalani masa pidana.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui pemanfaatan sekitar 135 hektare lahan produktif di Nusakambangan yang dikelola untuk berbagai sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Program ini melibatkan ratusan warga binaan secara aktif dalam setiap prosesnya, sehingga tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi dan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang mendorong kemandirian, tanggung jawab, serta kesiapan mereka menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas, Tutupnya.

(***)

Berita Terkait

Empat Calon Geuchik Pondok Kelapa Resmi Kantongi Nomor Urut Pilchiksung 2026
Menteri PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Nagan Raya, Target Fungsional Akhir Juni 2026
Gandeng KBB, Imigrasi Kelas II TPI Belawan Bagikan Sembako untuk Masyarakat Belawan
Bupati Pidie Jaya Paparkan Tiga Prioritas Strategis Pascabencana Saat Audiensi dengan Serambi Indonesia
Bupati Aceh Utara temui Wamen PKP bahas rumah ASN dan korban banjir
PPD Terbaik 2026, Kota Langsa Wakili Aceh ke Tingkat Nasional
PT Pelindo Regional 1 Beri Penghargaan Best Corporate Branding hingga Best Social Media Engagement
Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR Tinjau Huntara Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem di Langkahan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:48 WIB

Jumat Berkah Rutan Kelas I Medan, Berikan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat dan Skrining TB Bagi Warga Binaan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:02 WIB

Kalapas Tribowo: Zero HALINAR Bukan Slogan, Tapi Komitmen Tindakan Nyata di Lapas Pancur Batu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:23 WIB

KAI Tambah 1.256 Kursi Antisipasi Libur Sekolah, Total Kapasitas Jadi 130.040 Tempat Duduk

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sambut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026, Polsek Siantar Selatan kunjungi Warga Kurang Mampu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:16 WIB

Saat Patroli,Polres Pematangsiantar Amankan Tiga Sepedamotor Knalpot Brong

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:54 WIB

Benteng Pertahanan Pertama, P2U Lapas Padangsidimpuan Perketat Pemeriksaan Petugas, Barang dan Pengunjung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:49 WIB

Bapas Kelas I Medan Terima Kunjungan dari Tim Direktorat Pembimbingan Kemasyarakatan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:42 WIB

Kepala Bapas Kelas I Medan Beri Arahan kepada Taruna Poktekimipas Jurusan Ilmu Pemasyarakatan

Berita Terbaru