Yayasan Lam Horas Hadirkan Bridge of Love Di Lapas Perempuan Medan, Dukung Hak Anak untuk Bertemu Ibu

RULI SISWEMI

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 21:21 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN

24/09/2025

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Lapas Perempuan Kelas IIA Medan kembali menerima kunjungan dari Yayasan Lam Horas dengan program bertema “Jembatan Kasih (Bridge of Love)” untuk anak-anak yang mengunjungi ibu mereka di penjara. Rabu (24/09)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan ini diterima langsung oleh Plh Kasi Binadik, Fice Parlina dan Kasubsi Bimkemaswat, Yustinasari Harahap. Program ini akan dilakukan di Lembaga Pemasayarakatan Perempuan Kelas IIA
Medan, Sumatera Utara.

Program ini diperuntukkan bagi anak-anak yang ada di Sumatera Utara namun tidak tertutup kemungkinan juga bagi anak yang berada di luar Sumatera Utara namun ibunya berada di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan. Pemilihan anak ini akan dipilih
berdasarkan urgensi siapa anak yang paling membutuhkan untuk segera bertemu ibunya. Seperti anak yang sedang sakit dan sangat ingin bertemu ibunya, anak yang belum pernah sama sekali bertemu semenjak ibu mereka masuk penjara dan anak yang tidak bisa bertemu Ibunya
karena bertempat tinggal sangat jauh dari Lapas. Anak yang akan mendapatkan bantuan program ini adalah anak usia 5 – 18 tahun ( maksimal duduk dibangku SMA).

Kegiatan akan diawali dengan pembagian kuesioner kepada 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas IIA Medan untuk mengidentifikasi anak-anak dari WBP yangakan menerima bantuan program ini. Selanjutnya akan dilakukan wawancara singkat dengan
WBP yang potensial menjadi calon Ibu yang akan dikunjungi oleh anaknya. Setelah daftar final anak-anak yang akan dibantu ditetapkan, Yayasan Lam Hotas akan mengunjungi mereka satu per satu.

Dengan dilaksanakannya kegiayan ini, semoga dapat memberikma dukungan sosial dan emosional bagi anak-anak yang ibunya didalam Lapas dengan demikian diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dan mengurangi stigma terhadap anak-anak yang orangtuanya berada didalam penjara dan Mendorong masyarakat dan negara untuk lebih peduli dan mendukung dalam pemenuhan hak anak-anak yang mempunyai orangtua dalam penjara, Tegasnya.

(***)

Berita Terkait

PT Pelindo Multi Terminal Perkuat Budaya K3 di Forum Internasional USU–USM
Sidang TPP Lapas Binjai, Wujudkan Pembinaan Profesional dan Berkeadilan
Kapolres Pematangsiantar Berikan Penghargaan ke Masyarakat Berperan aktif Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Jelang May Day,Polres Pematangsiantar Gelar BLP Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif
Pertajam Evaluasi Kinerja, Kanwil Kemenkum Sumut Petakan Daftar Inventarisasi Permasalahan Secara Komprehensif
Implementasi Nilai PASTI, Lapas Pemuda Langkat Perkuat Pengawasan di Area Branggang
Mathrios Zulhidayat Hutasoit Tekankan Pentingnya Dokter Menetap di Klinik Lapas Padangsidimpuan
Libatkan Klub Lokal, PT Pelindo Regional 1 Dukung Sinergi Dorong Bibit Unggul Sepak Bola Belawan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:44 WIB

Ambulans Bantuan Presiden Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Pidie Jaya Tekankan Perawatan dan Kinerja

Selasa, 21 April 2026 - 19:06 WIB

Polres Pidie Jaya Perkuat Edukasi Karhutla, Satreskrim Bersama DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Selasa, 21 April 2026 - 09:13 WIB

Hadir Humanis di Sekolah, Polres Pidie Jaya Tanamkan Nilai Disiplin dan Kamtibmas Lewat “Polisi Saweu Sikula

Selasa, 21 April 2026 - 00:55 WIB

Rotasi Jabatan, Pemkab Pidie Jaya Lantik Puluhan Kepala Sekolah

Minggu, 19 April 2026 - 10:59 WIB

Tgk Azhar Kiran dan MSS Rampungkan Tahap II, Ratusan Mushaf Hidupkan Syiar Islam Pasca Banjir

Minggu, 19 April 2026 - 10:52 WIB

Respons Cepat dan Humanis, Polres Pidie Jaya Hadir di Tengah Musibah Warga

Sabtu, 18 April 2026 - 08:41 WIB

Breaking News | Diduga Kecelakaan, Sepeda Motor Misterius Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan Meureudu

Kamis, 16 April 2026 - 09:58 WIB

YARA : Dugaan Penganiayaan Wabup Pidie Jaya Bukti Krisis Moral Pejabat Publik

Berita Terbaru